Pernah Ada Korban, Warga Harapkan Jalan Longsor Dusun Sibau Diperhatikan

Melawi (Kalimantan-News) – Sudah beberapa tahun belakangan ini jalan poros Dusun Sibau Permai Desa Kenual Kecamatan Nanga Pinoh, Melawi mengalami longsor. Hingga kini badan jalan yang berada di pinggir sungai tersebut nyaris putus. Kondisi tersebut jelas sangat mengkhawatirkan dan wargapun harus berhati-hati jika ingin melaluinya. Sebab jalan tersebut merupakan jalan utama bagi warga Dusun Sibau untuk menuju ke pasar Nanga Pinoh.

Kondisi badan jalan Poros Dusun Sibau Permai Desa Kenual Kecamatan Nanga Pinoh (doc. Syahminan)

Seorang Warga Dusun Sibau, Syahminan saat menghubungi via mesengger, Minggu (6/10/19) mengatakan, kondisi jalan longsor seperti ini sudah beberapa tahun belakangan ini terjadi. Namun tak ada perhatian dari pemerintah, baik pemerintah Desa maupun Pemerintah Daerah. Padahal keberadaan jalan ini tidaklah jauh, dan masih termasuk berada di desa dalam kota Nanga Pinoh.
“Yang pasti jika penguasa masih punya sedikit saja rasa iba nya terhadap pembangunan jalan dan jembatan Dusun Sibau Permai ini tentu tidak searah ini jalan yang longsor, Harapan kami sebagai warga Dusun Sibau Permai, ada perhatian dari pihak terkait, baik itu Pemda maupun pihak pengelola Dana Desa setempat. tentunya ini adalah harapan semua warga Dusun Sibau Permai Desa Kenual, ” ungkapnya.
Syahminan mengatakan, jika pemangku kebijakan baik desa maupun Kabupaten yang membantu memperhatikan jalan tersebut tentu akan sangat membuat kami senang. ” Akan kami acubgkan jempol dan patut mendapat dukungan lagi. Siapapun yang dapat membantu kami. Kurang lebih dua tahun kami menanti pembangunan jalan dan jembatan itu, namun belum juga tersentuh,” ucapnya.
Syahminan mengatakan, selama ini dirinya ingin sekali berdialog berdiskusi dengan pihak pemerintah Desa terkait jalan yang longsor dan jembatan yang rusak di Dusun Sibau itu, namun belum bisa disampaikan. “Di desa sepertinya ruang dialog kepada kami warga Dusun Sibau Permai sangat tertutup rapat,” paparnya.
Syahminan menambahkan, jalan longsor tersebut tak hanya mengancam keselamatan pengguna jalan saja. Namun sudah ada korban yang pernah jatuh ke jurang bersama kendaraannya, sehingga membuat pengendara tersebut mengalami cidera. Hal seperti itulah yang tak diinginkan warga sehingga mengharapkan pemangku kebijakan bisa membangun jalan itu.
“Ada satu lagi poin penting yang harus diingat terjakit jalan longsor itu. Yakni beberapa tahun lalu lalu ada seorg anak SMU sedang mengendarai motor jatuh terpeleset hingga ke sungai bersama motor, Saat itu musim kemarau dan ketinggian antara jalan dengan sungai pun lumayan tinggi. Menurut saksi mata dan beberapa warga yang ikut menolong anak tersebut, akibat kejadian itu anak tersebut mengalami cidera,” pungkasnya. (KN)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.