Pertumbuhan Ekonomi Kotim 2012 Capai 7,19 Persen

Pertumbuhan perekonomian Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim), Kalimantan Tengah sepanjang 2012 mencapai 7,19 persen atau mengalami peningkatan sebesar 0,12 persen dari tahun sebelumnya. <p style="text-align: justify;">"Pendorong utama laju pertumbuhan enomi Kabupaten Kotim tersebut ada tiga sektor, yakni sektor pertanian, perdagangan, hotel dan restoran serta sektor industri pengelolaan," kata Bupati Kotim, Supian Hadi di Sampit, Selasa.<br /><br />Untuk sektor pertanian menyumbang kontribusi ekonomi sebesar 35,48 persen, perdagangan, hotel dan restoran sebesar 27,97 persen dan sektor industri pengelolaan sebesar 14,69 persen.<br /><br />Peningkatan pertumbuhan perekonomian Kotim secara nyata dapat dilihat dari banyaknya para investor yang berinvestasi. Banyaknya pencari kerja dari luar daerah, tumbuhnya berbagai industri, perdagangan dan sektor jasa yang berdampak pada terbukanya kesempatan kerja.<br /><br />Pertumbuhan laju inflasi dari tahun ke tahun di Kabupaten Kotim tetap mengalami fluktuasi, namun cukup terkendali.<br /><br />Terhitung sejak 2010 tercatat di Kabupaten Kotim mengalami inflasi sebesar 9,53 persen, pada 2011 mengalami penurunan secara drastis menjadi 3,60 persen.<br /><br />Sedangkan pada 2012 posisi pada bulan Nopember 2012 di Kabupaten Kotim mengalami inflasi sebesar 3,68 persen.<br /><br />Menurut Supian Hadi, kelompok atau sub kelompok yang berpengaruh terhadap inflasi di Kabupaten Kotim adalah sayur-sayuran 5,78 persen, ikan segar 4,55 persen, daging 4,33 persen.<br /><br />Untuk kelompok pendidikan sebesar 3,25 persen, bahan makanan lainnya 1,99 persen, biaya tempat tinggal 1,60 persen dan tembakau dan minuman beralkohol sebesar 1,10 persen.<br /><br />"Inflasi kumulatif di Kabupaten Kotim masih dibawah 10 persen yang masih dikategorikan sebagai inflasi rendah, dan merupakan inflasi kumulatif terkecil di Kalimantan Tengah (Kalteng)," katanya.<br /><br />Pada 2013 laju pertumbuhan ekonomi di Kabupaten Kotim ditargetkan naik dari tahun sebelumnya, menjadi 7,68 persen-8 persen.<strong> (das/ant)</strong></p>

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.