Pilkada Serentak 2018 di Kalbar Aman dan Lancar

PONTIANAK – Provinsi Kalimatan Barat beserta 16 Provinsi lainnya, diantaranya 115 Kabupaten di Republik Indonesia hari ini Rabu 4 Juli 2018 sedang melaksanakan pesta Demokrasi Pilkada Serentak. Saat ini juga sedang melaksanakan tahap penghitungan suara dan khusus di Kalbar Pilkada Provinsi, Walikota serta Kabupaten dapat berjalan lancar dan aman. Hal tersebut disampaikan Pangdam XII/Tanjungpura, Mayor Jenderal TNI Achmad Supriadi, saat memberikan sambutan pada acara Silaturahmi Forkopimda dan Masyarakat dalam Menyikapi Pilkada Kalbar 2018, di Pendopo Gubernur Kalimantan Barat.

Selain itu, Pangdam XII/Tanjungpura, Mayor Jenderal TNI Achmad Supriyadi mengatakan, bahwa Pilkada meraih kemajuan yang luar biasa dari penyelenggara, pengamanan dan pemilih yang bersinergi untuk keberhasilan Pilkada Serentak di Kalbar. Dan Pangdam XII/Tpr pun optimis, dalam kegiatan Pilkada dari awal hingga akhir, kedepan dapat berjalan aman dan semua pelanggaran yang terjadi akan diselesaikan melalui jalur hukum.

Pangdam XII/Tpr, Mayor Jenderal TNI Achmad Supriyadi juga tidak menampik ada beberapa kejadian pelanggaran di beberapa tempat waktu yang lalu sudah diselesaikan. Namun, bila ada pelanggaran hukum hendaknya segera dilaporkan kepada Polri agar dilakukan tindakan, sehingga tidak terjadi berlarut-larut dan dapat diambil langkah hukum oleh pihak yang berwenang, ujarnya ( 4/7/2018 )

Sementara terkabar kejadian yang lalu telah menyebarluas di media sosial, yang menyampaikan kesan seakan-akan di daerah Ngabang Kabupaten Landak khususnya sudah tidak aman. Hal tersebut dengan kecepatan medsos yang beritanya disikapi secara beragam oleh masyarakat pengguna medsos. Memang yang dihadapi sekarang ini banyak orang dikendalikan oleh berita-berita yang belum tentu kebenarannya. Inilah sebenarnya bagian dari Proxy War, dan tidak menutup kemungkinan ada pihak yang memanfaatkan kejadian untuk kepentingan mereka, itu sangat berbahaya dan dapat berdampak pada kehidupan masyarakat di Kalbar, sehingga adanya timbul saling curiga- mencurigai diantara saudara-saudara kita, papar Pangdam XII/Tpr, Mayor Jenderal TNI Achmad Supriyadi.

Kepada elemen dan seluruh masyarakat di Kalbar untuk mengawal bersama, apabila ada pelanggaran dari pihak-pihak terkait untuk dapat diselesaikan melalui jalur hukum, jangan terjebak dalam Proxy War yang memanfaatkan momentum Pilkada serentak di wilayah Kalbar, untuk kepentingan dirinya dan reaksi yang berlebihan bahkan aksi yang membuang energy, imbau Pangdam XII/Tpr, Mayor Jenderal TNI Achmad Supriyadi.

Diakhir pada sambutannya, Pangdam XII/Tpr, Mayor Jenderal TNI Achmad Supriyadi berharap, kepada para tokoh baik formal maupun non fomal untuk menjadi solusi dari masalah-masalah yang muncul ditengah masyarakat. Selain itu, Pangdam XII/Tpr menyatakan kepada Kapolda Kalbar, bahwa Kodam XII/Tpr dan jajarannya, akan mengawal terus serta siap mengamankan wilayah Kalbar dengan kekuatan yang dimiliki. (Pdm)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *