PLB Akan Dibuka, Kapuas Hulu Belum Miliki Jembatan Timbang

Kabupaten Kapuas Hulu hingga saat ini belum memiliki jembatan timbang, padahal tidak lama lagi direncanakan akan dibuka Pos Lintas Batas (PLB) Perbatasan Indonesia-Malaysia pada Bulan Desember 2012 mendatang, atomatis arus keluar masuk kendaraan baik itu dari Pontianak ke Kapuas Hulu maupun dari Malaysia ke Kapuas Hulu akan meningkat. “Hingga kini Kita belum miliki jembatan timbang, padahal arus kendaraan di Kapuas Hulu semakin meningkat apalagi jika PLB nantinya resmi dibuka, paling tidak dengan adanya jembatan timbang Kita dapat mengawasi beban muatan kendaraan yang melintasi wilayah Kabupaten Kapuas Hulu, ” ucap R.A. Sungkalang, Kepala Dinas Perhubungan, Komunikasi dan Informasi Kabupaten Kapuas Hulu, saat dikonfirmasi via telepon, Rabu (25/07/2012). Menurut Sungkalang,untuk Kabupaten Kapuas Hulu layaknya dibangun dua jembatan timbang yaitu Lintas Selatan tepatnya di Gerbang pintu masuk Kapuas Hulu di Kecamatan Silat yang berbatasan langsung dengan Kabupaten Sintang, dan di Lintas Utara layak di bangun di Kecamatan Badau yang berbatasan langsung dengan Negara tetangga Malaysia. “Seharusnya Kabupaten Kita ini layak dibangun dua jembatan timbang,” katanya. Hanya saja, untuk membangun jembatan timbang kata Sungkalang memerlukan dana cukup besar, namun sebaliknya jika tidak ada jembatan timbang maka kendaraan yang masuk ke Kabupaten kapuas Hulu tidak bisa terkontrol akibatnya mengakibatkan kerusakan terhadap infrastruktur baik jalan da jembatan. ”Membangun jembatan timbang ini ibarat buah simalakama, tidak dibangun muatan kendaraan tak terkontrol, mau Kita bangun terbatas anggaran, jadi serba salah, sedangkan usulan Kita ke Pemerintah Pusat dan Provinsi hingga saat ini belum direspon,” cetusnya. Oleh karenanya, Sungkalang mengharapkan Pemerintah Pusat melalui Pemerintah Provinsi dapat membantu dan memperhatikan pembangunan jembatan timbang di Kabupaten Kapuas Hulu. “Kita berharap sekali ada perhatian Pemerintah Pusat sehingga Kita bisa membangun jembatan timbang, jika tidak kosekunsinya jalan dan jembatan Kita akan cepat rusak, apalagi Pos Lintas Batas akan segera dibuka, seharusnya jembatan timbag sudah harus terbangun sebelum PLB Badau dibuka,” tandasnya. (phs)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.