PLN Pontianak Bongkar Kabel Di Sejumlah Jaringan

PT Perusahaan Listrik Negara (PLN) Wilayah Kota Pontianak terus melakukan pembongkaran kabel pada jaringan yang sudah tidak berfungsi lagi. <p style="text-align: justify;">"Saat ini kami terus melakukan pembongkaran kabel listrik yang tidak berfungsi," kata Manager PLN Cabang Pontianak Fauzi Arubusman di Pontianak, Rabu (29/12/2010). <br /><br />Menurutnya, dalam melakukan pembongkaran kabel-kabel di jaringan banyak mengalami kendala seperti bertepatan dengan perayaan Natal dan Tahun Baru. <br /><br />Karena, tambahnya, untuk pembongkaran harus memadamkan aliran listrik dan saat ini PLN masih melaksanakannya di kawasan Jalan Suprapto. <br /><br />"Insya Allah kita akan selesai secepat mungkin," katanya. <br /><br />Selain itu, kata Fauzi, banyak kabel di jaringan yang rata-rata melewati jalan protokol misalnya di Jalan Imam Bonjol, Jalan Gajahmada. <br /><br />"Kalau membongkar, kita harus koordinasi dengan pihak lalu lintas. Kita tetap hati-hati, jangan sampai nanti kabel-kabel itu mengenai masyarakat," ujarnya. <br /><br />Apalagi, kata dia, rata-rata kabel di jaringan itu melintasi rumah masyarakat dan pihaknya mengaku tidak mau sembarangan membongkar. <br /><br />"Kalau sembarangan jatuhnya nanti kena rumah orang. Ini memang kendala sebelumnya yang tidak terantisipasi, tapi di lapangan itu ada," ungkapnya. <br /><br />Belum lagi, lanjut dia, rumah-rumah penduduk juga harus dipanjati petugas agar kawat tidak jatuh terkena atap rumah masyarakat. <br /><br />"Pemkot sudah membantu kami menyampaikan masyarakat untuk hal ini," tuturnya. <br /><br />Menurut Fauzi, pihaknya tetap berhati-hati dalam melaksanaan pekerjaan tersebut. <br /><br />"Karena ini tidak seperti membongkar tali jemuran," katanya menegaskan. <br /><br />Beberapa titik, kata dia, juga sudah selesai dilakukan pembongkaran seperti di Jalan Gajahmada, kecuali masih ada kawat kecil. <br /><br />"Itu untuk menjaga keseimbangan tiang. Kalau yang besar sudah selesai," ujarnya. <br /><br />Maka dari itulah, kata dia, untuk kawat pihaknya berjanji akan secepatnya menyelesaikan pekerjaan tersebut. <br /><br />Diungkapkan Fauzi, setiap satu titik dikerahkan 10-15 petugas. <strong>(phs/Ant)</strong></p>

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.