PMI Kabupaten Sintang Gelar Diklat PMR

Ratusan pelajar dari berbagai sekolah menengah atas dan pertama di kabupaten Sintang, selama 2 hari melaksanakan diklat PMR yang berlangsung di SMKN 1 Sintang. Diklat yang melibatkan ratusan pelajar ini dibuka secara resmi hari ini, Jumat (23/03/2012). <p style="text-align: justify;">Pembukaan yang dilakukan secara sederhana, tanpa dihadiri oleh pihak pemerintah ataupun Dinas terkait dengan pendidikan ini berlangsung singkat dan hikmat. Pelaksanaan diklat sendiri dilangsungkan ditengah keterbatasan dana, yang diakui memang tidak dimiliki.<br /><br />Menurut wakil sekretaris PMR kabupaten Sintang Marbuansyah, kegiatan PMR yang dilaksanakan seperti saat ini adalah sebagai bagian dari motor penggerak PMI.<br /><br />“PMI tidak akan ada nama dan fungsi  jika PMR tidak bergerak,” ungkapnya.<br /><br />Melalui kegiatan diklat PMR ini, dirinya mengharapkan akan timbul jiwa serta semangat kemanusiaan dari para peserta didik.<br /><br />“Jadi dengan diklat ini, para pelajar yang tergabung dalam PMR akan timbul semangat kemanusiaan termasuk juga nasionalisme,” katanya.<br /><br />Dirinya menambahkan kegiatan semacam ini seharusnya mendapatkan dukungan dari semua pihak, utamanya Dinas Pendidikan, sekolah dan Pemerintah Daerah.<br /><br />“Selama ini, pihak sekolah belum begitu memberikan jadwal khusus untuk kegiatan PMI melalui PMR ini. Dan sudah selayaknya kegiatan PMR ini sudah digalakkan disekolah-sekolah,” harapnya.<br /><br />Untuk itu dirinya mengharapak kepengurusan PMI yang ada saat ini dapat memberikan sosialisasi ke sekolah-sekolah sehingga terjalin komunikasi agar kegiatan PMR dapat menjadi bagian dari kegiatan sekolah.</p> <p style="text-align: justify;">               <img src="../../data/foto/imagebank/20120323030229_8499533.JPG" alt="" width="500" height="375" /><br /><br />Terkait dengan keterlibatan dari PMR ke berbagai kegiatan kemanusiaan yang ada di kabupaten Sintang, Marbuansyah mengakui jika hal tersebut memang belum dirasakan ada. Dan dirinya mengharapkan dengan adanya kegiatan ini, PMI/PMR kedepannya dapat dilibatkan.<br /><br />“Minimal dengan mangakomodir PMR yang ada di sekolah-sekolah diwilayah bencana berkoordinasi dengan PMI,” jelasnya.<br /><br />Sementara itu, Pembina PMR Mustaqim mengungkapkan, diklat PMR tingkat madya dan wira sekabupaten Sintang ini di ikuti oleh 20 sekolah dari beberapa kecamatan di Sintang.<br /><br />“Karena beberapa wilayah ada yang terendam banjir, maka hanya ada 16 sekolah yang dapat menghadiri diklat ini,” jelasnya.<br /><br />Diklat PMR ini juga, lanjutnya sekaligus sebagai ajang untuk pemilihan peserta untuk diberangkatkan ke Malang Jawa Timur guna mengikuti Lomba PMR Terbuka Jaya Pamera ke VIII.<br /><br />“Seleksi yang kita laksanakan dalam bentuk simulasi dan teori dan nantinya akan dipilih dari peserta untuk mewakili pada kegiatan di Malang yang terdiri dari 3 dari tingkat SMA dan 4 SMP,” ujarnya.<br /><br />Ditambahkan, meskipun keberadaan PMR di kabupaten Sintang baru akan memasuki tahun pertama, namun berbagai kegiatan sudah sering dilaksanakan dalam upaya untuk pembinaan sekaligus perekrutan anggota di kalangan pelajar. Bahkan, lanjutnya PMR kabupaten Sintang sendiri sudah dapat mengharumkan nama daerah meskipun kurang terekspos ke publik.<br /><br />“Kita pernah mendapatkan peringkat ke-3 dan 4 untuk kegiatan nasional, yakni oleh SMPN 1 Sintang dan MAN sebagai juara harapan 1,” jelasnya.<br /><br />Kabupaten Sintang sendiri adalah satu-satunya yang mewakili wilayah Kalimantan.<strong> (*)</strong></p>

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.