Polisi : Isu Penculikan Tidak Benar Dan Menyesatkan

Pihak Polres Sintang menilai jika SMS berantai yang diterima oleh masyarakat Sintang dalam beberapa minggu ini adalah tidak benar dan sangat menyesatkan masyarakat yang menerima pesan tersebut. <p style="text-align: justify;">Menurut Kapolres Sintang melalui Kasat Bimas Polres Sintang, AKP Syamsul Bahri, Jumat (04/03/2011) bahwa SMS tersebut diakui sempat membuat heboh masyarakat terutama yang berada di desa atau kampung-kampung di Sintang.<br /><br />“Saya bahkan sempat ditelepon oleh masyarakat yang ada di daerah transmigrasi bahkan dari Sekadau yang menanyakan perihal kebenaran dari SMS yang dikirimkan berantai tersebut,” ungkapnya.<br /><br />Menurutnya, sejauh SMS tersebut beredar dimasyarakat Sintang diakui hingga saat ini belum terdapat kasus apapun yang kaitannya dengan SMS itu, baik terhadap orang yang di anggap pelaku seperti yang disebut dalam SMS ataupun masyarakat.<br /><br />“Kalau tindakan dari masyarakat sejauh ini tidak ada, hanya saja mereka merasa sangat resah dan khawatir akan keselamatan anak-anak mereka,” kata Syamsul Bahri.<br /><br />Dirinya juga menghimbau kepada masyarakat untuk tidak reaktif  berlebihan dengan isu tersebut, karena akan merugikan masyarakat itu sendiri sedangkan penyebar informasi tersebut tentunya akan senang dengan permainannya.<br /><br />“Pokoknya masyarakat tidak perlu khawatir dan hal tersebut tidaklah benar. Meskipun demikian kita juga tetap waspada terhadap lingkungan disekitar kita dan melaporkan kepada pihak keamanan atau RT setempat jika ada yang dianggap mencurigakan,” pintanya.<br /><br />Sejauh ini pihak Polres Sintang sudah memberikan himbauan kepada masyarakat melalui media RRI Sintang. Selain itu, pihaknya juga akan melaksanakan himbauan langsung kepada masyarakat yang ada di kecamatan-kecamatan melalui Kapolsek dimasing-masing wilayah.<br /><br />Berikut ini SMS yang beredar di masyarakat Sintang:<br /><em>“Pesan dari Kapolres Kabupaten Melawi. Tolong sebarkan SMS ini kesemua orang. Ini kejadian nyata dan jangan di remehkan. Mereka mencari korban sebanyak 400 orang, tua, muda, maupun anak-anak untuk diambil alat-alat dalam anggota tubuh manusia. Ciri-ciri orang tersebut memakai mobil avanza silver dengan nomor DN:1857, motor satria hitam dengan nomor DN:1011, motor revo merah dengan nomor DN:3838, motor mio merah. Pengendara bertato penuh sebadan. Ciri-ciri yang sangat meninjol adalah tato kawat duri di leher, serta diantara keningnya ada bintik tato, dan dilengan kanan bertatokan 999 bernama Jamal, asal pemangkat. Ingat dan jangan lupa disebarkan demi keselamatan masyarakat”</em>.</p> <p style="text-align: justify;">Kalimantan-news mencoba menelusuri tanda kendaraan motor di indonesia melalui<strong> </strong>wikipedia, dan ditemukan jika tanda nomor kendaraan bermotor atau nomor polisi kendaraan DN adalah untuk wilayah Sulawesi Tengah<strong>. (*)</strong></p>

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.