Polres Kembali Tangkap 2 Tersangka Narkoba

Sebuah handpond dari ponsel anggota Polres Melawi berbunyi, bertanda pesan masuk. <p style="text-align: justify;">Ketika dibuka ternyata sebuah informasi yang dikabarkan masyarakat tentang keberadaan seseorang  di rumah kontrakan dekat SMK N1 Nanga Pinoh, yang dicurigai menjadi pengedar narkoba. <br /><br />Informasi tersebutpun disampaikan kepada Satuan Narkoba Polres Melawi, agar segera melakukan lidik terhadap seseorang yang diketahui berasal dari luar Kabupaten Melawi itu.<br /><br />Kepala satuan Narkoba, AKP Yoyo Kuswoyo pun tak mau lengah dengan informasi itu. Iya lansung melakukan lidik tentang info itu. Hingga pada Sabtu sore, 3 Januari 2015, seorang yang dicurigai itu pun diketahui menginap di penginapan Agung Desa Sidomulyo Jalan Provinsi Kalbar. Pria itupun diketahui membawa narkoba ketika menginap di hoptel itu. <br /><br />Hingga penggrebekanpun dilakukan oleh Sat Narkoba Melawi yang dipimpin lansung Kasat Narkoba. <br /><br />“Kami menggrebek pria itu di Hotel Agung pukul 21.00 WIB. Pria itu diketahui bernama Andi Setiawan (27) asal dari Kota Pontianak.  dari tangan pria itu kami temukan inek 2, sabu-sabu 1 paket seharga Rp. 500 ribu, alat openghisap sabu berupa bong, kemudian alat timbang, plastic klip, uang sebesar Rp. 600 ribu, dan Hp milik tersangka kita amankan juga,” kata Waka Polres Melawi, Kompol Aries didampingi Kasat Narkoba Melawi, AKP Yoyo Kuswoyo ditemui di kantornya, beberapa waktu lalu.<br /><br />Penangkapan tak terhenti sampai disitu, pihak Sat Narkoba pun melakukan pengembangan dengan memintai keterangan dari tersangka. Berselang satu jam sekitar pukual 22. 00 WIB, dari keterangan tersangka Andi, diketahui barang dibawanya berasal usul dari Ana (26) warga Kecamatan Ella Hilir, yang mengekost di Desa Paal. <br /><br />Sat Narkoba lansung berangkat menuju ke sebuah Kost Soghun di Desa Paal, dan melakukan penggrebekan, dan akhirnya Ana berada didalam kamar. “Dari tangan A, kami menemukan inek 5 butir, alat penghisap sabu yakni bong. kemudian timbangan sabu, dan uang kurang lebih Rp. 3 juta dengan handpon tersangka,” terangnya.<br /><br />Keduanya pun dibawa ke Polres Melawi untuk diamankan dan pemeriksaan lebih lanjut guna menanggung perbuatannya yang melanggar hukum. “Kedua tersanga ini dikenakan pasal 114 ayat 1 dan atau pasal112 ayat 1 undang-undang 25 tahun 2009, dengan ancaman minimal 5 tahun dan maksimal 12 tahun,” katanya.<br /><br />Dari hasil Kalbar Times berbincang dengan kedua tersangka ketika akan diambil foto  bersama barang buktinya di aula Tribrata Polres Melawi, Andi mengatakan dirinya sudah bekerja menjadi penmgedar narkoba selama kurang lebih 6 bulan, dan dilakukannya di Melawi.<br /> <br />“Saya baru 6 bulan bekerja menjadi menjual narkoba ini, asal saya dari Pontianak di Purnama 7. Langganan saya sudah cukup banyak, terutama para orang tua dan selebihnya anak-anak muda. mereka biasanya membeli setengah paket saja,” ceritanya.<br /><br />sementara Ana mengakui dirinya dari Kecamatan Ella Hilir. Ia yanga tertunduk ketika ditanya dan hanya menjawab bahwa dirinya hanya pemakai. “Saya hanya pemakai bang. Jadi pemakai sudah cukup lama, kurang lebih dua tahun,” akunya. (Ira/kn)</p>

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.