Polres Kotim Lakukan Kejar Perampok Bersenjata Api

Kepolisian Resor (Polres) Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim), Kalimantan Tengah mengejar perampok bersenjata api di daerah tersebut. <p style="text-align: justify;">"Perampok yang masih dalam pengejaran polisi tersebut bernama Hermansyah alias pembakal (30) warga Desa Bangkal, Rt 2, Kecamatan Halong, Kabupaten Balangan, Kalsel," kata Kapolres Kotim, AKBP Andhi Triastanto di Sampit, Selasa.<br /><br />Hermasyah merupakan perampok yang sangat berbahaya karena yang bersangkutan diketahui menyimpan satu pucuk senjata api.<br /><br />Pelaku menjadi buron polisi karena terlibat perampokan di 16 lokasi wilayah Kalimantan Tengah (Kalteng), Kalimantan Timur (Kaltim) dan Kalimantan Selatan (Kalsel), sedangkan untuk di wilayah Kabupaten Kotim sendiri terlibat di enam lokasi.<br /><br />Masyarakat diimbau waspada jika betnemu orang yang mencurigakan dan Hermansyah diduga melarikan diri ke Banjarmasin, Kalsel.<br /><br />Sebelumnya polisi berhasil menangkap sembilan rekan pelaku, masing-masing bernama Bulan Purnama alias Bulan, Aprianur alias Iyan, Saini alias Alus, Jaini alias Madi Arab, Jumani alias Juman, Zainal Abidin, dan Rianto alias Rian.<br /><br />Sedangkan dua rekan pelaku lainnya atas nama Misran alias Calau (31) dan Abdul Syukur alias kaik (51) ditangkap polisi pada Jumat (5/10) dan Abdul Syukur pada Minggu (7/10) ditangkap di tempat berbeda.<br /><br />Pelaku Misran ditangkap polisi di sebuah hutan di Desa Sebaban, Banjarmasin, Kalimantan Selatan (Kalsel), dan Abdul Syukur ditangkap polisi di Kelayan, Banjarmasin (Kalsel).<br /><br />Menurut Andhi, pelaku Misran alias Calau (31) terpaksa dilumpuhkan dengan timah panass karena melakukan perlawanan saat ditangkap, bahkan sempat melukai anggota polisi dengan sebilah senjata tajam jenis badik.<br /><br />Dari tangan pelaku polisi berhasil mengamankan barang bukti berupa sebuah pistol jenis air soft gun dan senjata tajam jenis badik.<br /><br />"Mereka merupakan kawanan perampok yang kejam dan sadir, bahkan tidak segan-segan untuk melukai bahkan membunuh korbannya," katanya. <strong>(das/ant)</strong></p>

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.