Polres Melawi Perangi Penyalahgunaan Narkoba

MELAWI – Menyikapi maraknya peredaran narkoba di Kalimantan Barat, pihak Polres Melawi menghimbau masyarakat agar terus waspada yang melaporkan setiap kegiatan yang mencurigakan terutama berkaitan dengan narkoba.

Hal tersebut dilakukan setelah terungkapnya penyeludupan sabu dan ekstasi sebanyak 100 kilogram (Kg) oleh Badan Nasional Narkotika Provinsi (BNNP) dan Polda Kalbar, yang membuktikan Kalbar masuk dalam target perdagangan narkotika dunia.

“Terlebih yang baru-baru ini terjadi, pihak BNN Jakarta menangkap sepasang kekasih pengedar narkoba yang dijual dalam bentuk bungkus kemasan minuman sachet. Artinya situasi saat ini sudah semakin genting, perusakan generasi bangsa semakin menjadi-jadi, sehingga wajib bagi kita terus beramai memerangi narkoba, ” kata Kasat Narkoba Melawi, AKP Dedi Siregar, Selasa (19/3).

Lebih lanjut Ia mengatakan, dalam penanganan dan antisipasi peredaran narkoba tersebut, pihak Polres Melawi Melalui Sat Resnarkoba dan Sat Binmas telah melakukan upaya preemtif dan preventif berupa kegiatan Sosialisasi.

“Menyampaikan kepada masyarakat terutama para pelajar terhadap bahaya narkotika serta turunannya. Sekaligus juga menyampaikan Modus baru para Pelaku didalam menjerat Korban,” ucapnya.

Upaya preemtif dan preventif tersebut tentunya tidak hanya memberikan edukasi terkait bahaya narkoba, namun juga mengajak masyarakat untuk terus perangi peredaran narkoba dan para pengedar narkoba. Masyarakat diminta untuk mengawasi setiap gerak gerik yang mencurigakan.

“Pada intinya Polri harus senantiasa memberikan pengetahuan dan mendorong warga masyarakat untuk senantiasa terus menolak dan memerangi setiap upaya penyalahgunaan narkotika. Masyarakat harus memiliki Imun atau Ketahanan,” paparnya.

Dedi juga meminta agar masyarakat bisa menginformasikan kepada pihak kepolisian, bila mana mengetahui atau adanya dugaan warga yang melakukan penyalahgunaan narkoba.

“Kami akan segera menindaklanjuti informasi yang disampaikan. Karena tidak ada ampun bagi penyalahgunaan narkoba,” ucapnya

Dedi juga mengatakan upaya preemtif dan preventif yang dilakukan polres tidak hanya didalam kota, namun melalui peran Bhabinkamtibmas yang bertugas di Setiap Polsek atau Kecamatan juga selalu mensosialisasi dan menghimbau masyarakat.

“Kita kedepankan dalam memberikan Informasi kepada Masyarakat secara Door To Door melalui Bhabinkamtibmas,” pungkasnya. (KN)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.