Polres Melawi Tangkap Paksa Tersangka Cukong Kayu Ilegal

Polres Kabupaten Melawi akhirnya menangkap paksa JSL, pemilik 300 batang kayu belian tanpa dokumen yang berhasil diamankan Polres Melawi beberapa waktu lalu. <p style="text-align: justify;">JSL  ditangkap paksa, setelah yang bersangkutan tidak pernah melakukan wajib lapor diri sejak penahanannya ditangguhkan. Polres Melawi menilai, JSL tidak proaktif sehingga harus dilakukan jemput paksa di Desa Kancing, Laman Bukit pada Kamis (11/10/2012)<br /><br />Demikian disampaikan Kapolres Melawi,  AKBP Yudi Hermawan saat dikonfirmasikan kalimantan-news.com perihal penangkapan paksa pemilik 300 batang kayu belian tersebut, JumaT (12/10/2012)<br /><br />"Jsl sebetulnya dikenakan wajib lapor pasca penahanan An, namun Jsl tidak proaktif dan selalu menghindar,sehingga Jsl dijemput paksa," ujar Kapolres AKBP Yudi Hermawan.<br /><br />Sebelumnya, Polres Melawi sudah melakukan penahanan terhadap AN yang merupkan motoris yang membawa kayu milik JSL, sedangkan JSL ditangguhkan penahanannya dan dikenakan wajib lapor.<br /><br />JSL sendiri lanjut Kapolres dalam kasus ini dikenakan tindak pidana melanggar UU No.41 tahun 1999 tentang kehutanan pasal 50 ayat 3 ( huruf e, f dan h). <br /><br />Dalam pasal 50 ayat 3 ( huruf e) disebutkan menebang pohon atau memanen atau memungut hasil hutan di dalam hutan tanpa memiliki hak atau izin dari pejabat yang berwenang; dan ayat 3 (huruf f) disebutkan menerima, membeli atau menjual, menerima tukar, menerima titipan, menyimpan, atau memiliki hasil hutan yang diketahui atau patut diduga berasal dari kawasan hutan yang diambil atau dipungut secara tidak sah.<br /><br />"Untuk ayat 3 huruf e dan f ini, pelaku dapat diancam dengan pidana penjara paling lama 10 tahun dan denda paling banyak Rp. 5 lima milyar rupiah," kata Kapolres.<br /><br />Sedangkan ayat 3 huruf f  lanjut Kapolres, yang berbunyi mengangkut, menguasai, atau memiliki hasil hutan yang tidak dilengkapi bersama-sama dengan surat keterangan sahnya hasil hutan, pelaku diancam pidana 5 tahun  dan  denda paling banyak Rp.10 milyar rupiah.<br /><br />Atas penangkapan Jsl tersebut, pihak keluarga AN yang merupakan motoris pengangkut kayu merasa puas atas kinerja Polres Melawi. <strong>(phs)</strong></p>

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.