Polsek Kembayan Amankan 160 Karung Gula Ilegal

Anggota Kepolisian Sektor Kembayan Kabupaten Sanggau mengamankan 160 karung gula ilegal dari Malaysia yang dibawa menggunakan sebuah truk dengan tujuan Sandai, Kabupaten Ketapang. <p style="text-align: justify;">"Sekitar 160 karung gula itu tidak memiliki dokumen resmi atau ilegal yang diangkut menggunakan truk Mitsubishi KB 8825 DB diamankan Polsek Kembayan, Rabu (31/10) sekitar pukul 02.00 WIB yang akan dibawa ke Sandai Kabupaten Ketapang," kata Kapolsek Kembayan, Iptu Budi Hartono, Jumat.<br /><br />Dia menuturkan, sekitar pukul 02.00 WIB, dua orang anggota Polsek Kembayan memberhentikan truk yang dikendarai oleh Asdiani warga warga Dusun Balai Karangan IV Desa Balai Karangan. Gula tersebut pun milik Resi yang diperoleh dari Malaysia dan akan dibawa ke Kabupaten Ketapang.<br /><br />"Sesuai pengakuan supir, dirinya mengangkut gula pasir sebanyak 160 karung milik saudara Resi yang diduga berasal dari Malaysia tanpa dilengkapi dokumen yang sah. Sesuai dengan : LP/86/X/2012/Sek Kby tanggal 31 Oktober 2012," tuturnya.<br /><br />Sementara itu, Kapolres Sanggau, AKBP Winarto membenarkan bahwa anggota Polsek Kembayan mengamankan gula tanpa dokumen tersebut. Pembawa gula tersebut adalah warga Dusun Balai Karangan IV Desa Balai Karangan.<br /><br />Gula tersebut di duga berasal dari Malaysia tanpa dilengkapi dokumen yang sah. Saat ini pihaknya sedang melakukan penyidikan terhadap gula tersebut.<br /><br />"Dalam proses sidik anggota. Terkait dengan masalah ini Polres Sanggau dan jajaran akan tetap melaksanakan penegakan hukum dan penertiban terhadap barang-barang ilegal lainnya," katanya.<br /><br />Sebelumnya, lanjut Winarto, pada operasi Perbatasan yang dilaksanakan oleh Polres Sanggau selama 14 hari yang berakhir pada Selasa (30/10) lalu juga berhasil menggagalkan tiga kasus Tenaga Kerja Indonesia (TKI) ilegal asal pulau Jawa yang akan dibawa ke Malaysia melalui jalur darat Entikong-Malaysia.<br /><br />Dalam penangkapan tersebut, dua kasus diamankan saat dalam perjalanan menuju Entikong. Sementara satu kasus lainnya diamankan di border Entikong-Tebedu (Malaysia). <strong>(phs/Ant)</strong></p>

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.