Pontianak Bangun Gedung SMP Senilai Rp29 Miliar

Pemerintah Kota Pontianak melalui Dinas Pendidikan dan Kebudayaan setempat mulai membangun gedung SMP 13 berjumlah tiga lantai terdiri dari 36 ruang kelas senilai Rp29 miliar dari APBD dan APBN. <p style="text-align: justify;">"Hari ini, proses pembangunan gedung SMP 13 dengan tiga lantai dimulai, yang ditandai dengan penancapan tiang pertama," kata Wali Kota Pontianak, Sutarmidji di Pontianak, Jumat.<br /><br />Sutarmidji menjelaskan, anggaran sebesar Rp29 miliar tersebut, yakni terdiri dari Rp23 miliar dari APBD, dan Rp6 miliar dari APBN.<br /><br />"Ada penambahan ruang kelas dari sebelumnya 21 ruang, ditambah menjadi 36 ruang kelas dan berjumlah tiga lantai," ungkapnya.<br /><br />Menurut dia, pembangunan SMPN 13 ini dikerjakan secara multiyears yakni tahun anggaran 2015 dan 2016. "Saya berharap akhir Juli 2016 bangunan gedung sekolah ini sudah selesai sehingga tahun ajaran baru sudah bisa digunakan," ujarnya.<br /><br />Ia berharap, ke depan setiap pembangunan gedung SMP yang baru dibangun representatif sehingga kenyamanan dan pengembangan sekolah dimasa mendatang pun tidak begitu sulit. "Misalnya SMPN 13 ini jika ke depan ingin ditambah satu lantai lagi masih memungkinkan," ujarnya.<br /><br />Sutarmidji menambahkan, fasilitas sekolah yang tersedia di wilayah Kelurahan Sungai Beliung, Kecamatan Pontianak Barat dinilainya masih sangat minim, tidak berimbang dengan jumlah kepadatan penduduk di wilayah tersebut.<br /><br />Penduduk di Sungai Beliung berjumlah sekitar 80 ribu jiwa, sementara jumlah SMP hanya terdapat tiga sekolah. "Idealnya masih butuh 15 hingga 21 ruang belajar bagi SMP yang ada di sini," kata Sutarmidji.<br /><br />Saat ini, menurut dia, Kota Pontianak memiliki 26 SMP. Jumlah itu dinilainya belum memadai lantaran masih ada beberapa wilayah yang butuh keberadaan SMP, seperti di kawasan Kecamatan Pontianak Timur masih butuh empat SMP, dan Pontianak Utara dua SMP.<br /><br />"Sementara untuk di kawasan Pontianak Timur untuk pembangunan SMP baru masih terkendala kesulitan lahan. Dan untuk di kawasan Kecamatan Pontianak Utara kita akan bangun dua SMP lagi disana," katanya. (das/ant)</p>

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.