Poring Tetapkan APBDes Rp. 1 Milyar Lebih

MELAWI- Desa Poring Kecamatan Nanga Pinoh telah menetapkan APBDes tahun 2018 melalui Musyawarah Desa (Musdes) bersama BPD dan Perangkat desa pada di Balai Desa beberapa waktu lalu. Musdes yang menatapkan angka sebesar Rp 1.077.197.584.00.- tersebut dihadiri camat Nanga Pinoh Daniel, Danramil, babinkamtibmas, PDP, PLD, Tokoh masyarakat dan tamu undangan.Besaran angka yang ditetapkan sebagai APBDes tersebut dengan rincian APBN DD.Rp. 716.171,000, APBD Kabupaten Rp. 356.312.485.00.- dan Dana Bagi Hasil Rp.4.714.099.00.

Rincian dari jumlah total sebesar Rp. 1.077.197.584.00, untuk bidang penyelenggaraan pemerintahan desa Rp.315.026. 584.00,- bidang pelaksanaan pembangunan Rp.626.514.438.08. Bidang pembinaan kemasyarakatan Rp.50.500.000. Bidang pemberdayaan Rp. 82.565.561.92. Tak terduga Rp. 2.500.000.00,

Terhadap rancangan APBDes ini, ketika diminta tanggapan maka semua disetujui oleh 7 orang anggota BPD dari 7 orang anggota BPD desa Poring, sehingga dilanjutkan penanda tanganan di depan para hadirin peserta musdes kesepakatan BPD.

Camat Nanga Pinoh Daniel menyampaikan, penting sekali memahami ketentuan peraturan perundang-undangan karena tata kelola Dana Desa tahun ini mengalami perubahan dimana harus menyiapkan 30 % minimal dana yang diserap masyarakat dalam bentuk biaya tenaga kerja yang dibayar setiap hari paling jauh seminggu sekali, tidak boleh bulanan.

“Selain itu desa supaya membuat program padat karya yang menyerap banyak tenaga kerja setempat dalam upaya meningkatkan pendapatan bagi pengangguran dan yang miskin sehingga menimbulkan daya beli masyarakat desa, tenaga kerja peserta Padat karya tunai haruslah diutamakan masyarakat miskin dan.kurang mampu yang di desa” kata Daniel usai penetapan APBdes Poring.

Kepada BPD camat juga menyampaikan ucapan terima kasih sudah menyelenggarakan rapat seperti ini, sudah membangun transparansi, selanjutnya tinggal mematangkan pelaksanaan fisik dan non fisik saja.

“Buat semua peserta yang hadir baik dari kecamatan dan desa diucapkan terima kasih, terima kasih karena kita telah bekerja, sedang bekerja dan akan bekerja, ini menjadi penting karena secara iman kita diciptakan segambar Allah, dan Allah kita adalah Allah yg bekerja (mencipta dan memelihara) maka kitapun harus bekerja,”jelasnya.

Sementara itu PDP Nanga Pinoh Ali Anshori menyampaikan bahwasannya program padat karya ini lebih menitik beratkan penyerapan tenaga kerja dari warga lokal. Dengan ketentuan upah dari anggaran tersebut sebesar 30 persen. “Maka dalam setiap kegiatan hendaknya dikurangi penggunaan alat berat supaya lebih banyak menyerap tenaga kerja. Siapapun boleh ikut kerja kecuali yang masih bawah umur” pungkasnya.(edi/KN)

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.