PU: Jalan Layang Solusi Antisipasi Banjir Bukit Rawi

Dinas Pekerjaan Umum Kalimantan Tengah memperkirakan solusi mengantisipasi agar jalan Bukit Rawi penghubung kota Palangka Raya ke beberapa kabupaten hanya dengan membangun jalan layang. <p style="text-align: justify;">Tinggi jalan Bukit Rawi tersebut telah mencapai satu meter dengan tanah disekitarnya namun saat musim penghujan tetap banjir, kata Kepala Dinas PU Kalteng Leonard S Ampung di Palangka Raya, Selasa.<br /><br />"Gorong-gorong di sepanjang jalan Bukit Rawi juga sudah banyak dibuat agar air bisa mengalir, tapi tetap saja banjir kan. Solusinya ya memang harus membangun jalan layang," tambah dia.<br /><br />Solusi yang diusulkan Dinas PU Kalteng tersebut karena saat musim penghujan dengan intensitas tinggi membuat Sungai Kahayan meluap, akibatnya ruas jalan Bukit Rawi terendam air atau kebanjiran dan menyulitkan masyarakat melaluinya.<br /><br />Leonard mengatakan, apabila usulan tersebut diterima maka panjang jalan layang yang akan dibangun berkisar 4,5 kilometer dengan total anggaran yang dibutuhkan mencapai Rp200 miliar lebih.<br /><br />"Besarnya anggaran ini yang membuat rencana membangun jalan Layang sulit dilakukan dalam waktu dekat. Itu juga mendasari kenapa jalan terus ditinggikan dan dibangun gorong-gorong di sepanjang jalan Bukit Rawi," ucapnya.<br /><br />Leonard yang juga mantan Kepala Dinas PU Kabupaten Lamandau itu mengatakan, kondisi banjir di jalan Buki Rawi kedalamannya telah mencapai 50 centimeter dan beberapa ruas berlubang.<br /><br />Tingginya banjir tersebut membuat kendaraan roda dua terpaksa menggunakan kapal penyeberangan, sedangkan mobil maupun truk harus antri melewati Bukit Rawi karena diberlakukan sistem buka tutup.<br /><br />"Tidak menutup kemungkinan di tahun yang akan datang jalan Bukit Rawi akan terendam karena luapan air Sungai Kahayan. Mengenai jalan layang baru itu baru usulan dan rencana. Semuanya kan tergantung anggaran," demikian Leonard. (das/ant)</p>

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.