Puluhan Pelajar di Melawi Terjaring Razia

MELAWI – Satuan Lalu Lintas (Sat Lantas) Polres Melawi menggelar razia dalam rangkaian Operasi Keselamatan 2018. Targetnya kali ini para pelajar yang masih di bawah umur yang membawa kendaraan motor ke sekolah.

“Total pelajar yang terkena tilang, ada sebanyak 25 pengendara pagi tadi. Bagi kendaraan yang kita amankan, kita sarankan agar nantinya harus diambil oleh orang tua pelajar,” kataKasat Lantas Polres Melawi, AKP Aang Permana, Kamis (15/3).

Lebih lanjut ia mengatakan, pihaknya melakukan tindakan penilangan pada sejumlah pelajar yang melanggar aturan. Tak cuma karena persoalan tidak memiliki SIM, pelajar yang tak menggunakan helm juga menjadi sasaran. Hal ini dilakukan demi keselamatan pelajar itu sendiri.

“Kita sudah pernah menghimbau seluruh sekolah agar pelajar yang belum cukup usia tidak diperbolehkan membawa kendaraan bermotor ke sekolah. Ternyata dalam operasi yang kita jalankan pagi ini masih banyak didapati pelajar yang belum memiliki SIM atau belum cukup umur tapi membawa motor sendiri. Kendaraan yang dibawa para pelajar juga ada yang diamankan di Pos Lantas Pasar Kuliner Nanga Pinoh,” katanya.

Menurut Aang, Operasi Keselamatan 2018 memang lebih mengedepankan teguran, tetapi tetap memberikan tilang pada mereka yang melanggar lalu lintas yang sifatnya fatalitas. Banyak yang terjaring sebenarnya para pelajar yang digonceng orang tuanya, namun tidak memakai helm ganda. “Tak menggunakan helm ini yang paling banyak. Nah, ini termasuk kategori pelanggaran yang bisa menyebabkan fatalitas bila terjadinya kecelakaan,” tegasnya.

Pelajar yang terkena Razia, kataAang tetap dapat bersekolah karena Satlantas sudah menyiapkan mobil patroli dan petugas untuk mengantar ke sekolah masing-masing. Hal tersebut dilakukan agar semua peduli keselamatan berlalu lintas utamanya bagi para generasi muda dan mencegah mereka menjadi korban kecelakaan lalu lintas.

“Orang tua juga kita berikan pemahaman agar mereka tidak mudah menyerahkan kendaraan bermotor pada anaknya yang masih belum cukup umur,” pungkasnya. (Edi/KN)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.