Razia Narkoba Di Sekolah Perlu Ditingkatkan

Anggota Komisi IV DPRD Kalimantan Timur Abdul Djalil Fatah mengatakan, razia narkoba di sekolah perlu ditingkatkan guna mencegah kian meluasnya kasus penyalahgunaan barang haram itu di kalangan pelajar. <p style="text-align: justify;">"Data yang dirilis Badan Narkotika Nasional (BNN) tercatat 6.000 pelajar di Kaltim terdeteksu sebagai pengguna narkoba.<br /><br />Ini sangat mencengangkan, sekaligus membelalakkan mata para orang tua bahwa peredaran barang haram tersebut kondisinya sudah sangat memprihatinkan," katanya di Samarinda, Senin.<br /><br />Ia mengakui selama ini razia memang sudah dilakukan tetapi rentang waktunya terbilang masih cukup lama, yakni beberapa bulan sekali, harusnya seminggu sekali dengan hari yang diacak sehingga para murid pengguna narkoba tidak bisa lagi mengantisipasi.<br /><br />Dia mengatakan, pihak sekolah tidak perlu malu karena bisa bekerja sama dengan pihak-pihak yang dinilai terkait dan berkompeten di bidangnya, seperti BNN dan dinas kesehatan.<br /><br />"Dalam kasus ini tidak ada satupun pihak yang perlu disalahkan. Sebaliknya yang perlu menjadi perhatian bersama adalah bagaimana mencegah meluasnya peredaran dan mengobati secara efektif mereka yang telanjur jadi pengguna narkoba itu.<br /><br />Persoalan narkoba, kata dia, memang sudah menjadi permasalahan global. Akan tetapi jika di Kaltim angka penggunanya bisa mencapai ribuan dari kalangan SMP dan SMA sederajat tentu persoalannya menjadi lain. Ini masalah serius yang harus segara diselesaikan.<br /><br />Menurut dia, sudah saatnya pemerintah dan pihak terkait melakukan evaluasi dan duduk satu meja membahas persoalan itu, karena sudah berulang-ulang daerah ini menjadi perhatian nasional terkait kasus narkoba.<br /><br />Djalil mengakui pemerintah sudah melakukan berbagai upaya untuk mengatasi dan menangkap para pengedar barang haram tersebut, namun jumlah penggunanya yang semakin bertambah dan cara-cara para pengedar dalam menjalankan aksinya semakin cerdik.<br /><br />Ada kesan nakroba itu begitu mudah diperoleh, menurut dia, ini dipastikan akan mempersulit tugas pemerintah dalam mencegah kian meluasnya peredaran narkoba di daerah ini.<br /><br />"Dalam kaitan itu pemerintah, BNN, dinas kesehatan dan dinas pendidikan harus segara melakukan pertemuan guna mengevaluasi program maupun kegiatannya yang selama ini ternyata tidak berjalan baik dan segera mengambil langkah-langkah baru yang tentunya lebih efektif," ujarnya.<br /><br />Di samping itu, kata Djalil, pihak sekolah jangan setengah hati membantu pemerintah dalam penanganan narkoba. Bila perlu, lakukan razia dan tes urin secara intensif dan berkala.<br /><br />Hal ini, menurut dia, dimaksudkan agar ketika tertangkap, pelajar yang mengunakan narkoba bisa segera ditindaklanjuti dan memberikan efek jera kepada para pelajar yang terlibat kasus penyalahgunaan narkoba. <strong>(das/ant)</strong></p>

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.