Ribuan Masyarakat Memadati Lokasi Tempat Penyambutan Tahun Baru Imlek di Melawi

MELAWI – Penyambutan malam perayaan tahun baru Imlek 2569 tahun 2018 sebagai tahun Anjing di Lapangan Basket Perbasi Nanga Pinoh, Kamis malam (15/2) berlangsung meriah. Perayaan Imlek yang disaksikan ribuan warga lintas etnis dan agama tersebut dibuka Bupati Melawi, Panji, dan dihadiri Wabup, Dadi Sunarya UY, Kapolres Melawi AKBP Ahmad Fadlin, Anggota DPR RI Dapil Kalbar H. Sukiman, unsur pimpinan dan anggota DPRD Melawi, Ketua TP PKK Melawi, sejumlah kepala SKPD, Camat, tokoh masyarakat, tokoh adat dan sejumlah undangan dari berbagai elemen masyarakat lainnya dilingkungan Pemkab Melawi.

Ketua MABT Melawi, Taufik, mengatakan perayaan Imlek di Melawi dari tahun ke tahun mengalami kemajuan dan peningkatan yang cukup baik. Hal ini sebagai bentuk persatuan dan kesatuan masyarakat Melawi sangat tinggi dan juga dukungan Pemkab Melawi.

Pria yang juga selaku Ketua Panitia Perayaan Imlek 2569 menyatakan bahwa pihaknya akan terus berkomitmen untuk menjaga kerukunan umat beragama, suku, adat maupun budaya di Melawi. Serta mengajak kepada seluruh elemen warga Melawi di tengah perbedaan agama maupun suku untuk meningkatkan kebersamaan mendukung pemerintah membangun Melawi yang lebih baik.

Ditempat yang sama, Panji, sebelum membuka secara resmi perayaan Imlek yang ditandai dengan pemukulan gendang, menyampaikan bahwa Imlek untuk dapat dijadikan momentum mempererat hubungan antar umat beragama dan juga untuk menjaga persatuan dan kesatuan dalam kebhinnekaan. Yang harus terus dipelihara guna menciptakan situasi keamanan tetap kondusif sebagai syarat utama untuk menyelenggarakan pembangunan.

“Pemkab Melawi terus memberikan dukungan yang sepenuhnya kepada perayaan Imlek dan dirinya berharap perayaan Imlek harus dikembangkan menjadi kreasi bertaraf nasional di Melawi. Pemkab Melawi menyambut baik dan memberikan apresiasi yang telah diberikan masyarakat Tionghua selama ini kepada daerah,” tuturnya.

Dikesempatan itu, Panji juga mengingatkan, karena tahun ini adalah tahun politik pemilihan gubernur dan wakil gubernur Provinsi Kalbar, dilanjutkan tahun 2019 pesta demokrasi Pileg dan Pilpres, kepada para peserta Parpol dan masyarakat jangan ada yang memainkan politik SARA dan uang.

“Bila ini terjadi akan rentan membuat rusuh dan menimbulkan masalah baru dikalangan masyarakat kita. Politik SARA dan uang harus kita tolak dan lawan. Jauhi dan musuhilah politik SARA maupun politik uang, sehingga tercipta suasana damai, aman dan kondusif,” himbaunya.

Sementara itu Anggota DPR RI perwakilan Provinsi Kalbar, H. Sukiman , berharap moment perayaan Imlek ini akan menjadikan seluruh warga di Melawi selalu menjaga persaudaraan, meski berbeda suku dan agama tetap bersatu dan bersaudara.

“Keberadaan warga Tionghua di Melawi ini telah banyak membantu pemerintah untuk membangun Melawi di berbagai bidang. Saya mendukung keinginan MABT Melawi untuk membangun panggung di lapangan ini, saya pikir Pemkab maupun DPRD Melawi juga akan mendukung, tinggal komunikasi selanjutnya saja, karena panggung ini juga nantinya untuk kepentingan masyarakat,” jelasnya.

Sejumlah rangkaian kegiatan ditampilkan dalam malam penyambutan perayaan tahun baru imlek tersebut. Diantaranya atraksi Barongsai, atraksi Naga, tarian dan nyanyian yang dibawakan artis lokal hingga artis dari Ibukota Jakarta. (Edi/KN)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.