SDN 31 Pedadang Hulu Terancam Roboh

Sekolah Dasar (SD) 31 Dusun Pedadang Hulu Desa Baung Sengatap Kecamatan Ketungau Hilir, terancam roboh. Bangunan yang berdiri sejak belasan tahun lalu, terpaksa di tongkat untuk menopang fisik bangunan, demi menampung 78 siswa yang belajar di daerah itu. <p style="text-align: justify;">“Kalau hujan turun, saya selalu berdebar saat mengajar,” kata Mayni, Kepala SD 31, pada Kalimantan-news, Rabu (09/02/2011).<br /><br />Sebetulnya, kata Mayni, dirinya sangat takut kalau sewaktu-waktu bangunan tersebut roboh saat kegiatan belajar mengajar sedang berlangsung.<br /> <br />“Namun, demi memberikan pendidikan pada siswa di daerah ini, rasa ketakutan itu kami tepis. Mengingat tanggung jawab kami sebagai guru dalam memberikan ilmu. Ini soal tanggung jawab kami sebagai guru,” sambungnya.<br /><br />Ia mengatakan bahwa kondisi bangunan sekolah yang memprihatinkan, diperkirakan sudah mengalami kemiringan mencapai 30 derejat. Bangunan 6 lokal tersebut juga mengalami rusak berat pada 4 ruang belajar.<br /><br />“Yang bagus hanya dua ruangan saja, sedangkan 4 ruangan lainnya dalam kondisi rusak berat,” bebernya.<br /><br />Ia menuturkan, bangunan tersebut di bangun secara swadaya oleh masyarakat sejak tahun 1996. Sejak berdiri, bangunan tersebut belum pernah di renovasi.<br /><br />“Makanya kami berharap pada Dinas Pendidikan dan pemerintah daerah Kabuppaten Sintang, agar memberikan perhatian pada kondisi sekolah kami. Dikhawatirkan, bangunan yang nyaris roboh ini bisa mengganggu konsenterasi belajar ketika siswa sedang mengikuti kegiatan belajar mengajar. Bayangkan bila anda belajar atau mengajar di sekolah yang bangunannya di tongkat dengan menggunakan kayu. Karena bangunan rusak parah, saya kira sangat logis bila pemerintah membuat bangunan baru,” katanya.<br /><br />Sementara itu, ketika memenuhi undangan Musrenbang Desa Baung Sengatap, tiga orang anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Sintang Daerah Pemilihan Ketungau (Dapil II) yakni Lusius Nelis, Melkianus dan Mardianyah, langsung meninjau bangunan sekolah tersebut di damping Mayni, kepala SD 31 Pedadang Hulu dan kades Baung Sengatap, Petrus Gan.<br /> <br />Dan seperti penuturan kepala sekolah, kondisi bangunan tersebut memang memprihatinkan. Pada bagian belakang, bangunan sekolah di tongkat dengan menggunakan kayu panjang supaya tetap berdiri tegak. Sementara fisik bangunan juga mengalami kerusakan di sana sini. Bangunan berbahan dasar kayu ini, juga mengalami pelapukan pada bagian atap.<br /><br />“Bangunan ini akan menjadi prioritas usulan agar bisa di bangun oleh pemerintah.  Terlebih, fisik bangunan mengalami kerusakan parah yang memerlukan perbaikan segera supaya bangunan tersebut bisa berdiri tegak,” kata Lusius Nelis, anggota DPRD Sintang asal Ketungau Hilir ini.<strong> (phs)</strong></p>

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.