Sebanyak 1411 Box Surat Suara Diterima KPU Melawi

MELAWI – sebanyak 1411 box surat suara pemilu pada semua jenis diterima KPU Melawi. Surat suara tersebut didistribusikan oleh KPU Provinsi sejak Selasa sekitar pukul pukul 19.45 00 WIb menuju ke Melawi dengan menggunakan 4 unit truk box yang dijemput oleh staf KPU Melawi serta dikawal oleh 6 Anggota Polisi bersenjata lengkap.

Kedatangan logistik surat suara tersebut disambut oleh Ketua KPU Melawi bersama tiga komisioner lainnya, Bawaslu Melawi dan juga dihadiri Asisten I Pemkab Melawi, Imansyah, serta pihak keamanan.
Ketua KPU Melawi, dedi Suparjo mengatakan, logistik yang datang saat ini adalah surat suara.

Jumlahnya ada sebanyak 1411 boks atau sebanyak 826.976 lembar, yang terdiri dari surat suara Pemilu Presiden dan wakil Presiden, DPD, DPR RI, DPRD Provinsi Kalbar dan DPRD Melawi.

“Jumlahnya Pilpres dan wakilnya sebanyak sebanyak 164.395 lembar atau 83 box, DPD sebanyak 164.395 lembar atau 329 box, DPR RI Kalbar 2 sebanyak 164.395 lembar atau 329 box, DPRD Provinsi dapil 7 sebanyak 165.395 lembar atau 331 box. Kemudian DPRD Melawi Dapil 1 sebanyak 59.209 lembar atau 119 box, DPRD Melawi dapil 2 sebanyak 28.231 lembar atau 57 box, DPRD Melawi dapil 3 sebanyak 55.023 lembar atau 111 box, dan DPRD Melawi dapil 4 sebanyak 25.933 lembar atau 52 box,” jelasnya.

Dedi menerangkan, surat suara tersebut akan segera dilakukan pelipatan dan dilakukan penghitungan ulang. Dimana nantinya Ia menargetkan akan membutuhkan sekitar 200 tenaga pelipat dengan target pelipatan selama kurang lebih satu minggu.

“Mudah-mudahan dalam proses pelipatan tidak ada kendala dan tidak ada surat suara yang kurang ataupun rusak. Nantinya surat suara ini akan diikat menggunakan karet, satu ikatnya sebanyak 25 surat suara,” ucapnya.

Dedi mengatakan, sesuai tahapan yang ada, pendistribusian atau pergeseran surat suara ke kecamatan itu dimulai sejak 7 April sampai dengan 14 April 2019. “karena H-1 surat suara serta logistik lainnya harus sudah berada di lokasi,” paparnya.

Lebih lanjut Dedi mengatakan, sebelumnya logistik yang sudah datang itu berupa kotak suara, bilik, bantal, paku serta kelengkapan TPS lainnya. Setelah surat suara, masih ada lagi logistik yang nantinya akan datang yakni berupa formulis, yang isinya berbagai macam jenis seperti form C1 serta yang lainnya.

“Yang mengalami kekurangan hanya itu kotak suara, sebab yang sebelumnya hanya 700 TPS sekarang menjadi 707 TPS, sehingga 7 TPS yang belum,” terangnya.

Sementara itu, Kabag Ops Polres Melawi, AKP Sofyan mengatakan, pada lokasi pusat penyimpanan logistik akan dilakukan penjagaan ketat dari pihak kepolisian yang akan stanbay, serta dibantu oleh petugas Bawaslu dan KPU.

“Kalau untuk pengamanan, kita kerahkan 30 personil. Dimana 20 personil untuk penjagaan dan pengamanan logistik yang akan dibagi menjadi 2 regu, yakni siang dan malam. Karena penjagaan ini dilakukan 24 jam. Kemudian 10 personil lagi untuk penjagaan di KPU dan Bawaslu Melawi,” terangnya.
Penjagaan dipusat penyimpanan logistik akan dilakukan hingga pendistribusian ke kecematan-kecamatan serta hingga tahapan penghitungan nantinya. “Ia, kita selalu stanbay hingga pelaksanaan pemilu selesai,” pungkasnya. (KN)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.