Sejumlah Partai Siap Usung Kader di Pilkada Melawi 2020

MELAWI-Meskipun pelaksanaan Pemilihan Umum Kepala daerah (pemilukada) Kabupaten Melawi baru akan dilaksanakan pada 2020 mendatang, namun terkait calon kepala daerah sudah mulai hangat diperbincangkan. Tak hanya itu, sejumlah partaipun mengaku akan mengusung kadernya untuk dampil sebagai Kandidat.
Seperti yang disampaikan Ketua DPC Partai Gerindra Melawi, Iif Usfayadi. Ia mengatakan bahwa Partai Gerindra tak bisa mengusung sendiri kadernya dalam pertarungan Pilkada itu, karena hasil Pileg 2019 lalu, Partai Gerindra hanya mengantongi empat kursi di DPRD Melawi. Partai Gerindra meyakini, pada Pilkada Melawi 2020 mendatang akan mengusung kader terbaiknya sebagai calon Bupati, namun harus membangun koalisi dengan partai lain dengan penambahan minimal dua kursi.
“Partainya tak ingin hanya sekedar koalisi, namun akan mengusung kader terbaiknya walaupun partainya koalisi dengan partai lain dan tak ingin hanya menjadi penonton saja dalam pesta demokrasi di Melawi tersebut. Gerindra akan menjaring beberapa calon internal partai, baik senior maupun kader muda dan luar internal partai dengan memperhatikan survei serta respon positif dari masyarakat,” ungkap Pria yang juga menjabat sebagai Wakil ketua DPRD Melawi itu, kemarin.
Lebih lanjut Ia mengaku walaupun helat Pilkada Melawi dilakukan 2020 mendatang, pihaknya sudah mulai didatangi sejumlah partai untuk membangun koalisi dan komunikasi lintas tokoh masyarakat. “Tujuannya, menyiapkan langkah-langkah strategis menghadapi Pilkada Melawi 2020,” tulis Iif.
Terkait dengan peluang Gerindra berkoalisi dengan partai apa saja, Iif masih enggan menyebut nama partai itu, karena menurut Dia, masih terlalu dini jika berbicara soal koalisi, sebab proses tahapan Pilkada belum dimulai. “Soal itu kita tunggu saja. Yang pasti kami akan mengusung sendiri kader terbaik, walaupun berkoalisi dengan partai lain,” ujarnya.
Tidak hanya Partai Gerindra saja yang mempersiapkan Kadernya, PDI Perjuangan, juga memiliki keinginan mengusung calon sendiri meski harus berkoalisi dengan partai lain. PDIP Harus berkoalisi untuk mengusung calon di Pilkada Melawi 2020 karena hasil Pileg 2019 lalu, PDIP hanya mengantongi 4 kursi.
Ketua DPC PDIP Melawi, Kluisen menyebutkan, meski tidak sebagai pemenang Pileg, kader PDIP akan ikut bertarung pada Pilkada Melawi 2020 mendatang, namun PDIP harus membuka diri untuk membangun koalisi. “Kader PDIP yang maju di pencalonan Bupati Melawi 2020, tentu kami sama-sama dengan partai lain dengan penambahan minimal 2 kursi,” kata Kluisen.
Menurut Kluisen, partainya sudah membangun komunikasi dengan beberapa partai, tetapi Ia masih enggan menyebutkan partai mana saja yang kemungkinan besar bisa diajak koalisi. Meski koalisi lanjut Kluisen, PDIP tetap menginginkan calon bupatinya dari kader PDIP. “Ini sesuai dengan perintah partai dari pusat dan provinsi,” beber Dia.
Siapa nama kader PDIP yang maju nantinya masih dirahasiakan. Sebagai partai besar, wajar jika PDIP Berkeinginan mencalonkan bupati kadernya sendiri. Soal calonnya, belum bisa kita sebutkan. Banyak kader partai potensial untuk dicalonkan. Kalau partai memerintahkan saya, tidak ada masalah dan harus siap,” ungkap pria yang juga sebagai Wakil Ketua DPRD Melawi.,” ucap Kluisen.
Sekretaris DPC PDIP Melawi, Malin, menambahkan, dengan bergabungnya partai politik lain bersama PDIP maju dalam Pilkada Melawi 2020, tujuannya harus satu, memberikan yang terbaik bagi kelangsungan kesejahteraan rakyat dan pembangunan Melawi. Mailin mengaku, Partai lain sudah ada yang menyatakan siap koalisi dengan PDIP, sehingga memilih pasangan calon nantinya bukan orang per orang, tetapi menyatukan dua orang menjadi satu tujuan. Sehingga butuh prinsip sejalan, serasi dan seirama untuk membangun Melawi lebih baik.
“Membangun Melawi ini ke arah lebih baik tidak cukup dengan mengandalkan teori atau hanya ngomong berkoar-koar, namun harus di dasari niat yang tulus dengan praktek kerja nyata dari berbagai aspek pembangunan dirasakan masyarakat,” ungkap Ketua Fraksi PDIP DPRD Melawi itu.
Tak mau tinggal diam, Partai NasDem yang di sebagai partai pemenang Pileg 2019 di Kabupaten Melawi itupun juga mulai menunjukan taringnya. Kader Partai NasDem Melawi, Alexius, mengaku mendukung sepenuhnya sang petahana yang saat ini masih mejabat sebagai Bupati Melawi untuk maju kembali di Pilkada Melawi 2020 mendatang.
Ia mengatakan, Partai NasDem Melawi berhasil menjadi pemenang dan mendapatkan enam kursi, sehingga Partai NasDem dapat mengusung calon sendiri untuk bertarung pada Pilkada Melawi 2020 mendatang. “Saya sebagai kader Partai NasDem Melawi mendukung sepenuhnya kepada petahana sebagai tokoh potensial untuk kembali memimpin Kabupaten Melawi dua periode,” ujarnya.
Menurut Alexius, berdasarkan pertimbangan dirinya, Panji adalah sebagai kandidat terkuat yang pantas diusung kembali menduduki kursi Bupati Melawi dua periode. Dengan alasan tertentu, Alexius berkeinginan sang petahana sebagai aset salah satu daerah Melawi yang berhasil di wilayah Provinsi Kalbar, memiliki peluang besar untuk kembali menjadi Bupati Melawi. “Saya harapkan ke depan kepemimpinan di Melawi dilanjutkan oleh Pak Panji,” ucapnya.
Oleh sebab itu, lanjut Alexius, dirinya tidak sekedar mendukung untuk memenangkan petahana, namun bekerja sama untuk program pembangunan di daerah menjadi lebih baik. “Kita akan berjuang memenangkan petahana di Pilkada Melawi 2020, untuk meneruskan pembangunan di Melawi. Saya pikir sosok pak Panji sangat pantas kembali memimpin Kabupaten Melawi ke depan,” ungkap Alexius.
Menurutnya, petahana ini memiliki ide-ide dan gagasan yang pas dengan kebutuhan zaman. Ia juga dinilai memiliki karakter yang kuat untuk melakukan perubahan-perubahan ke arah yang lebih baik.
Bahkan kata Alexius, apabila sudah di tetapkan sebagai calon bupati dari Partai NasDem, dirinya secara pribadi akan mengudang pertemuan tokoh masyarakat Kecamatan Menukung dan Ella Hilir dalam rangka menghimpun kekuatan dukungan.
Tak hanya Gerindra, PDIP, dan NasDem saja yang mempersiapkan kadernya. Partai Amanat Nasional (PAN) yang dipimpin Wakil Bupati Melawi, Dadi Sunarya juga mulai melakukan persiapan untuk menghadapi Pemilu 2020 mendatang.
Sekretaris DPD PAN Melawi, Joni Yusman menilai Pemilu menjadi ajang pembuktian diri kepiawaian berpolitik. Karenanya, ia menegaskan PAN Melawi harus berani mengusung calon bupati dalam Pilkada 2020 mendatang.
“Sebagai partai besar, dan juga peraih suara terbanyak kedua untuk Pemilu Legislatif di Kabupaten Melawi, PAN bagi saya sangat layak dan sudah seharusnya berani mengusung calon bupati. Tak sekedar mendukung kader dari luar partai,” ujarnya.
Joni melanjutkan, partainya memiliki banyak kader potensial yang memiliki kapasitas untuk maju dalam perhelatan Pilkada 2020 mendatang. Maju, tidak sekedar menjadi seorang calon wakil bupati, apalagi sekedar mengusung pasangan calon dari luar.
“Sudah seharusnya yang diusung adalah kader terbaik dari PAN. Terlepas siapapun nanti yang akan diusung. Sudah semestinya kader kita punya nyali untuk maju menjadi calon bupati. PAN harus berani. Jangan jadi pengecut,” lugasnya.
Walau tak menyebut nama, Joni menegaskan partai berlambang matahari tak kekurangan kader terbaik. Apalagi, raihan dalam pemilu serentak lalu menunjukkan bahwa dukungan terhadap PAN sudah jauh lebih baik dari pemilu sebelumnya.
“Karena ini adalah marwah partai. Kami akan solid mendukung siapapun kader PAN yang berani maju menjadi calon bupati kedepannya. Kami juga akan all out memenangkan kader yang kita usung,” pungkasnya. (ed/KN)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.