September Terminal Akap Palangka Raya Dioperasikan

Pemerintah Kalimantan Tengah berencana mengoprasikan terminal antarkota antarprovinsi (AKAP) di Jalan Mahir Mahar, Palangka Raya, pada September 2011 atau bersamaan dengan Hari Bhakti Perhubungan. <p style="text-align: justify;">Kepala Dinas Perhubungan, Telekomunikasi dan Informatika Provinsi Kalimantan Tengah melalui Kepala Seksi Prasarana, Pengawasan dan Pengamanan Jalan Bidang Transportasi Jalan, Victor Marbun Jumat menyatakan, terminal tersebut secara fisik sudah dapat dioperasikan. Namun, berdasarkan petunjuk dari Kadis Perhubungan Kalteng, pengoperasiannya masih menunggu petunjuk dari gubernur.<br /><br />"Pada prinsipnya, terminal tersebut sudah siap difungsikan karena bangunan utama sudah selesai dikerjakan. Hanya halaman belakangan yang belum dilakukan penimbunan," ujarnya.<br /><br />Dia mengatakan, kendala yang dihadapi untuk pengoperasian terminal tersebut hanya masalah listrik. Tetapi, permasalahan tersebut direncanakan akan ditanggulangi dengan menggunakan generator untuk sementara.<br /><br />Secara keseluruhan, dia menjelaskan, terminal yang dibangun sejak tahun 2007 tersebut sudah siap. Bahkan infrastruktur penunjang terminal tersebut, seperti jalan sudah dalam kondisi fungsional yang menghubungkan RTA Milono Km 9 hingga Tjilik Riwut Km 8.<br /><br />"Bahkan, Jalan Mahir Mahar sendiri sudah bisa ditempuh melalui jalur utama Kota Palangka Raya seperti G Obos dan Yos Sudarso," katanya.<br /><br />Diungkapkan, dana yang sudah terserap untuk pembangunan terminal AKAP tersebut sebesar Rp50,7 miliar dari total anggaran yang diperkirakan mencapai Rp80 miliar. Pembangunan terminal sendiri mempergunakan dana patungan dari APBN, APBD I dan APBD II.<br /><br />Ditegaskan, jika operasional sudah dilakukan, maka seluruh angkutan penumpang akan menempati terminal tersebut. Sehingga, seluruh angkutan dengan berbagai jurusan akan dipusatkan di terminal itu, termasuk angkutan perjalanan yang mempunyai izin resmi dari Dinas Perhubungan.<br /><br />"Seluruh angkutan penumpang akan diberangkatkan melalui terminal AKAP yang baru tersebut. Sehingga tidak ada lagi terminal beroperasi di dalam Kota Palangka Raya. Sementara untuk angkutan pedesaan dalam provinsi akan tetap dipusatkan di terminal Datah Manuah," katanya.<br /><br />Kemudian, sambung dia, usai peresmian terminal nantinya akan diserahkan pengelolaannya ke Dinas Perhubungan Kota Palangka Raya.<br /><br />Begitu juga pengaturan angkutan penumpang yang keluar masuk ke terminal, termasuk trayeknya nanti akan diatur di Dinas Perhubungan Kota Palangka Raya. <strong>(phs/Ant)</strong></p>

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.