SMA Pulau Terpencil Tampung Murid Luar Provinsi

SMAN 1 Marabatuan, Pulau Sembilan, di pulau terpencil, sekitar 84 mil sebelah selatan Kotabaru, Kalimantan Selatan, pada ujian nasional tahun pelajaran 2011 menampung murid dari luar provinsi, yakni Provinsi Sulawesi Selatan dan Barat. <p style="text-align: justify;">"Tahun ini, peserta Ujian Nasional (UN) SMAI Pulau Sembilan sekitar 50 orang, sebagian dari mereka berasal dari SMA Kintap, Pagatan, Kabupaten Tanah Bumbu, bahkan sebagian lainnya berasal dari SMA di Sulawesi Selatan dan Barat," kata staf SMAN 1 Marabatuan, Usman, Rabu.<br /><br />Diungkapkan, SMAN 1 Pulau Sembilan merupakan sekolah lanjutan atas yang berada di ujung tombak daerah perbatasan wilayah Kalimantan Selatan dengan Jawa Timur.<br /><br />Sekolah yang memiliki enam ruang belajar dengan jumlah 12 guru itu menampung lulusan SMPN Pulau Sembilan dan sekolah-sekolah filial di pulau-pulau kecil di wilayah Pulau Sembilan yang berada di perairan Jawa.<br /><br />Dengan adanya SMAN1 Pulau Sembilan, membuka kesempatan bagi anak nelayan di Pulau Sembilan, di mana sebelum ada sekolah lanjutan atas banyak lulusan SMPN dan SMP filial tidak dapat melanjutkan pendidikan ke jenjang yang lebih tinggi karena terbentur biaya.<br /><br />Kasi Kurikulum Dinas Pendidikan Kotabaru H Johansyah menambahkan, sekolah di Kotabaru tanpa terkecuali selalu membuka diri untuk masyarakat luas.<br /><br />Johan menuturkan, ujian nasional tahun pelajaran 2011 dinas pendidikan menerima sekolah pindahan dari luar daerah sekitar 20 orang.<br /><br />"Selama mereka pindah sebelum 30 Pebruari, sekolah di Kotabru masih menerima, karena terkait pendaftaran ujian nasional," ujarnya.<br /><br />Dijelaskan, ujian nasional 2011 diikuti 2.273 orang siswa dan diselenggarakan 28 sekolah lanjutan atas yang tersebar di 20 kecamatan di Kotabaru.<strong> (phs/Ant)</strong></p>

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.