Sukiman Siap Tampil Pada Pilbup Melawi

MELAWI – Meski pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) di Kabupaten Melawi, Provinsi Kalbar, baru akan berlangsung pada Tahun 2020 mendatang, sejumlah nama putra terbaik mulai disebut-sebut akan meramaikan Pilkada Bupati dan Wakil Bupati Melawi Periode 2021-2026 mendatang.

Mereka diantaranya putra asal Kabupaten Melawi, H. Sukiman. Sukiman saat ini diketahui masih menjabat sebagai Anggota DPR RI. Selain banyak diidolakan masyarakat, peluang Sukiman dianggap sangat terbuka, pasalnya merupakan mantan Ketua DPRD Melawi dan politisi senior dari Partai Amanat Nasional (PAN), sehingga memiliki nilai tawar dan power di Pilkada mendatang.

Menaggapi hal demikian, Sukiman mengaku belum memastikan untuk maju di Pilkada mendatang dan belum terlalu jauh berspekulasi menghadapi pesta lima tahunan tersebut, karena harus mengacu pada apa yang diinginkan masyarakat terhadap dirinya.

Meski saat ini, dirinya masih konsentrasi untuk mengakhiri pada tugas di DPR RI, tetapi sebelum memastikan maju menjadi Bupati tentunya Ia akan melihat setuasi terlebih dahulu. Karena sebagai seorang politikus, harus banyak pertimbangan dan perhitungan. Dia menyatakan, kalau masih ada tokoh atau kader lain yang berpotensi siap maju, maka dirinya mempersilahkan itu.

“Tapi kalau kader atau tokoh lain tidak ada yang siap untuk maju, saya sebagai anak bangsa asal putra daerah Melawi yang selama ini digembleng dari bawah sampai ke pusat, kapan dipanggil saya siap maju pada Pilkada pada tahun 2020 mendatang kalau itu dikehendaki serta amanah dari masyarakat,” ujar Sukiman dikediaman pribadi Kota Nanga Pinoh, Melawi, baru-baru ini.

Sukiman menegaskan, apabila memang maju pada Pilkada Melawi 2020 mendatang, dirinya tidak akan meminta-minta kepada siapapun untuk diperintahkan untuk maju, sehingga tidak mengecewakan dikemudian hari. Karena tujuan untuk menjadi orang nomor satu bukan untuk memperkaya diri atau golongan, namun dalam rangka memperbaiki tatanan pemerintahan dan mensejahterakan masyarakat.

Jujur saja, kata Sukiman, tujuan untuk maju tidak ada pilihan lain dalam rangka memperbaiki Kabupaten Melawi kearah yang lebih baik, karena masih banyak pekerjaan rumah terutama memperbaiki tata kelola keuangan daerah, sebab hingga saat ini Melawi belum menerima penilaian pendapat dari BPK, dan penilaian keuangan Melawi dari BPK masih disclaimer sampai tahun ini.

Dikatakan, sipapun yang siap maju nanti tidak masalah, asal berkopetensi dengan sehat, tidak menjelek-jelekkan satu sama lain. Bila penting di survey dulu. Andaikan survey sangat mendukung dan kehendak masyarakat sangat besar, Ia memastikan akan maju, namun, sebaliknya kalau dukungan dari masyarakat kecil tentu Ia akan mengurungkan niatnya untuk menjadi Bupati Melawi.

Pradigma kedepan kata Sukiman sangat beda. “Kalau mau maju Pilkada di Melawi ini kedepan jangan hanya memikirkan bagaimana mencari duit, tetapi bagaimana membangun Melawi ini dengan hasil dan kerja nyata melalui proses perubahan pembangunan yang adil dirasakan masyarakat,” imbuh dua periode sebagai anggota DPR RI itu.

Di Pilkada Melawi mendatang, Sukiman mengaku telah didatangi sejumlah partai politik dan berbagai elemen masyarakat mulai dari tokoh agama, tokoh masyarakat dan tokoh pemuda untuk meminta dirinya maju di Pilkada mendatang. Namun dirinya belum memutuskan dukungan tersebut, karena masih terlalu dini.
Sukiman pun mengapresiasi langkah sejumlah partai politik dan berbagai elemen masyarakat itu yang mendorong dirinya untuk maju di pesta demokrasi Kabupaten Melawi. Ia juga menyampaikan terima kasih atas kepercayaan dan dukungan tersebut.

Sebelum memutuskan untuk siap maju, Sukiman mengaku saat ini sedang melakukan pemetaan potensi jaringan dan mengkomunikasikan dengan berbagai pihak terkait harapan masyarakat kedepan. Hal itulah yang akan menentukan langkah selanjutnya untuk maju.

“Alasannya kita ingin mewakafkan pengalaman, ide dan gagasan untuk Melawi lebih baik lagi. Jadi, politik peduli dan berintegritas, hanya kepedulian masyarakatlah yang membuat semangat ini akan melangkah siap bertarung,” pungkasnya. (ED)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.