Sulsel Siap Jadi Tuan Rumah Pomnas 2017

Badan Pembina Olahraga Mahasiswa (Bapomi) Sulawesi Selatan menyatakan kesiapannya menjadi tuan rumah Pekan Olahraga Mahasiswa Nasional (Pomnas) di Makassar tahun 2017. <p style="text-align: justify;">Ketua Bapomi Sulsel Abdul Rasyid Jalil di Makassar, Senin, mengatakan keinginan pihaknya menjadi tuan rumah juga telah mendapatkan respons positif dari seluruh provinsi.<br /><br />Bapomi Sulsel juga telah mempresentasikan kesiapan Sulsel beberapa waktu lalu.<br /><br />"Sulsel untuk menjadi tuan rumah sudah mencapai 95 persen. Kami juga akan terus berupaya mempersiapkan segala sesuatunya demi kelancaran dan kesuksesan pelaksanaan Pomnas 2017," katanya.<br /><br />Untuk persoalan sarana dan prasarana menjadi tuan rumah, dirinya mengaku sudah tidak ada persoalan. Makassar memiliki sejumlah fasilitas yang dapat digunakan untuk mendukung pelaksanaan, di antaranya GOR Sudiang Makassar, GOR Andi Mattalatta, hingga Asrama Haji yang bisa digunakan sebagai tempat menginap seluruh peserta selama mengikuti Pomnas.<br /><br />Selain prasarana yang memadai, di Makassar juga terdapat sejumlah kampus yang memiliki banyak atlet potensial. Bahkan beberapa di antaranya juga memiliki fakultas khusus olah raga.<br /><br />"Kami juga akan terus meyakinkan setiap daerah untuk mendukung keinginan kita sebagai tuan rumah. Intinya kita siap menyukseskan pelaksanaan Pomnas berikutnya," jelasnya.<br /><br />Sementara itu, kontingen Sulsel pada pelaksanaan Pomnas 203 di Yogyakarta harus puas menempati posisi keenam dengan perolehan medali enam emas, tujuh perak, dan tiga perunggu. Hasil ini sendiri tidak sesuai dengan target awal masuk posisi tiga besar klasemen akhir.<br /><br />Hasil ini sekaligus menjadi fokus Bapomi Sulsel untuk lebih mempersiapkan diri secara maksimal. Status sebagai tuan rumah juga diharapkan semakin mengangkat prestasi Sulsel pada ajang dua tahunan tersebut.<br /><br />Pada pelaksanaan 2013, Sulsel menurunkan sebanyak 95 atlet. Seluruh atlet mengikuti 10 cabang dari 14 cabang olahraga yang dipertandingkan, di antaranya pencak silat, karate, sepak takraw, dan atletik.<br /><br />Dari seluruh atlet yang dikirim, kata dia, jumlah terbanyak berasal dari UNM yakni sekitar 53 orang. Sementara untuk posisi kedua terbanyak berasal dari Unhas sebanyak 26 atlet.<br /><br />"Kami akan berupaya mempersiapkan diri lebih awal demi menjaga peluang berprestasi. Untuk pelaksanaan tahun ini di Aceh tentu akan lebih sulit, namun kita tetap optimistis bisa bersaing," ujarnya. (das/ant)</p>

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.