Sungai Barito Surut Sebabkan Kapal Kandas

Air Sungai Barito di wilayah Kabupaten Barito Utara, Murung Raya dan Barito Selatan, Provinsi Kalimantan Tengah, selama empat hari terakhir surut mengakibatkan sejumlah kapal dan tongkang bertonase besar tidak bisa berlayar atau kandas. <p style="text-align: justify;">"Saat ini angkutan kapal dan tongkang bermuatan batubara bertonase besar tidak bisa berlayar karena air sungai surut," kata Petugas Teknis Lalu lintas Sungai Dinas Perhubungan, Komunikasi dan Informatika Barito Utara, Rizalfi di Muara Teweh, Kamis.<br /><br />Sejumlah kapal tarik atau tunda (tug boat) dan tongkang yang sebelumnya berlayar ke hulu maupun hilir pada saat debit air Sungai Barito naik, kini terpaksa bersandar di beberapa tempat.<br /><br />Menurut Rizalfi, saat ini ketinggian debit air Sungai Barito pada skala tinggi air (STA) Muara Teweh pada angka 3,25 meter yang menunjukkan angka tidak aman bagi pelayaran kapal bertonase besar.<br /><br />"Saat ini tongkang bermuatan dan kosong ada yang bersandar dan kandas di kawasan hutan pinggiran Sungai Barito," katanya.<br /><br />Kapal dan tongkang kosong yang terperangkap itu mencapai puluhan unit, sebagian besar milik perusahaan tambang PT Marunda Graha Mineral yang arealnya di wilayah Kabupaten Murung Raya (Mura) dan sejumlah perusahaan di wilayah Kabupaten Barito Utara.<br /><br />Sejumlah tongkang bermuatan puluhan ribu ton batubara dan kosong bersandar di kawasan Bukau Kecamatan Teweh Tengah Kabupaten Barut atau di hulu dan di hilir jembatan KH Hasan Basri Muara Teweh.<br /><br />"Sejumlah tongkang itu kini terpaksa bersandar sambil menunggu air naik," kata Rizalfi.<br /><br />Surutnya sungai sepanjang 900 kilometer yang hulunya berada di wilayah Kabupaten Murung Raya dan mengalir ke wilayah selatan di Kalimantan Selatan itu sekarang sulit diramalkan.<br /><br />Ia menjelaskan, meski saat ini hujan masih turun, kenyataannya debit air Sungai Barito turun dan kalau di wilayah hulu hujan maka air kembali naik. <br /><br />"Kami sulit memprediksi kondisi Sungai Barito," ujarnya.<br /><br />Meski angkutan kapal dan tongkang bertonase besar tidak bisa berlayar, sejumlah kapal barang dan angkutan penumpang yang tonasenya sedang untuk sementara tidak mengalami kendala. <strong>(phs/Ant)</strong></p>

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.