Taufik Kalah di Hari Ulangtahun

Juara Olimpiade Athena 2004 dan juara dunia 2005 Taufik Hidayat tersisih pada putaran kedua Kejuaraan Dunia, Rabu, yang mungkin menjadi kejuaraan dunia terakhir dalam karirnya. <p style="text-align: justify;">Unggulan keempat asal Indonesia itu merayakan ulangtahunnya yang ke-31 dengan penampilan acuh tak acuh yang membuahkan kekalahan 17-21, 14-21 dari pebulu tangkis peringkat 49 asal Singapura Derek Wong, lapor AFP.<br /><br />Taufik, seperti biasa, berusaha lebih banyak memainkan pertandingan di sisi depan lapangan dan di depan net, tetapi pukulannya ke belakang dapat ditebak, dan ia tampak tidak bersemangat.<br /><br />Ditanya apa penyebab kekalahan tersebut serta penampilannya, ia berulang kali mengatakan: "Saya tidak tahu mengapa, saya tidak tahu mengapa," katanya dengan memegang sisi kepala sambil tersenyum.<br /><br />Meskipun ia mengurangi ketertinggalan enam poin pada game pertama menjadi dua, dan empat poin pada game kedua menjadi satu poin, Taufik tidak pernah tampak seperti akan membalik keadaan saat melawan pemain yang lebih muda, tajam dan agresif itu.<br /><br />"Saya menyiapkan diri dengan baik dan ini adalah kemenangan terbaik saya sepanjang karir," kata Wong, yang selanjutnya akan melawan Hans-Kristian Vittinghaus, pemain bukan unggulan asal Denmark.<br /><br />Kekalahan Taufik mungkin membantu Lee Chong Wei, yang berusaha menjadi pemain Malaysia pertama yang memenangi gelar juara dunia, melaju dengan mulus.<br /><br />Lee Chong Wei sekali lagi menunjukkan diri sebagai pemain yang bergerak dengan baik di lapangan bulu tangkis, mengatasi lapangan dengan luar biasa dan ekonomis ketika mengalahkan Ville Lang, peringkat 45 dunia asal Finlandia 21-10, 21-11.<br /><br />Lawan dia berikutnya adalah Park Sung Hwan, unggulan sembilan asal Korea, yang mengakhiri usaha Lin Dan mempertahankan gelar juara dunianya tahun lalu di Paris.<br /><br />Lin Dan juga akan bertemu pemain Korea yang sudah dikenal baik dan akan mengulang pertandingannya yang paling buruk dan kontroversial, setelah menundukkan pemain Irlandia Scott Evans 21-15, 21-16.<br /><br />Ia bertemu Lee Hyun-Il, pemain yang mengalahkannya setelah saling berkata-kata kasar pada final Korea Terbuka 2008.<br /><br />Akan tetapi sejak itu Lin Dan telah memenangi medali emas Olimpiade Beijing, dan menjadi pemain yang lebih lengkap. Ia menegaskan bahwa ia sudah melupakan masa lalunya.<br /><br />Ditanya apakah ia ingin membalas Lee, ia berulang kali menjawab: "Tidak — karena saya tidak punya perasaan negatif sekarang."<br /><br />Pebulu tangkis unggulan ketujuh Vietnam Nguyen Tien Minh nyaris kalah ketika ia tertinggal 15-20 pada game terakhir melawan Kashyap Parupalli, peraih medali perunggu Commonwealth Games asal India.<br /><br />Namun pebulu tangkis Vietnam itu bermain dengan fokus untuk menyelamatkan lima match point beruntun dan melanjutkan kemenangannya menjadi tujuh poin beruntun untuk meraih kemenangan.<br /><br />Pada bagian putri, pebulu tangkis China Wang Yihan, yang menjadi unggulan kedua serta mantan juara All-England dan Wang Xin, unggulan ketiga sekaligus runner-up kejuaraan dunia, maju ke putaran ketiga. <strong>(phs/Ant)</strong></p>

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.