Tertibkan HET BBM, Pol PP Khawatir Ada Benturan Dilapangan

Kepala Satuan Polisi Pamong Praja Kapuas Hulu Dini Ardianto, mengatakan untuk menetribkan Harga Eceran Tertinggi (HET) Bahan Bakar Mjnyak (BBM) tidak bisa dilakukan oleh Sat.Pol.PP saja, sebab dikhawatirkan akan terjadi benturan dilapangan. <p style="text-align: justify;">Untuk itu Dini meminta agar dibentuk Tim terpadu yang melibatkan sejumlah seperti pihak Kepolisian, TNI, Bagian Ekon Setda dan Dinas Perindustrian, Perdagangan dan Koperasi (Disperindagkop) Kapuas Hulu.<br /> <br />“Terus terang dalam menertibkan HET BBM ini tidak bisa dilakukan oleh Sat Pol PP sendiri, Kita khawatir akan terjadi benturan dilapangan, jadi mesti melibatkan pihak terkait juga,” ungkap Dini kepada Wartawan dikantornya, Senin (02/04/2012).<br /> <br />Dijelaskan Dini, selama ini di Kabupaten Kapuas Hulu untuk mengontrol harga minyak telah dikeluarkan Peraturan Bupati, akan tetapi yang terjadi  HET tersebut  tidak pernah ditaati  oleh  pengecer BBM. <br /><br />Dari HET yang ditentukan khususnya untuk minyak jenis Premium telah ditetapkan seharga Rp. 5.500/liter dan di toleransi dengan harga 6000/liternya, hanya saja sampai saat ini harga minyak premium diKota Putussibau dan sekitarnya mencapai 10.000 hingga 12.000/liternya. <br /><br />“Jauh sebelum rencana kenaikan harga BBM, minyak di Kapuas Hulu saja dijual sudah diatas HET yang ditentuka oleh Pemkab Kapuas Hulu,” jelasnya.<br /> <br />Dituturkan Dini, penyebab mahalnya minyak di kios-kios BBM, diakibatkan karena masyarakat tidak memiliki kesempatan untuk mengantri di APMS, rata-rata yang mengantri yaitu para pengecer yang kemudian menjual hasil antriannya ke kios dengan harga 6000 s/d 7000/liternya. <br /><br />“Ini juga salah satu penyebab mahalnya harga minyak di kios, masyarakat tidak pernah ada kesempatan antri di APMS,” ungkapnya.<br /> <br />Oleh karenanya, Dini mengatakan bahwa untuk menertibkan HET BBM dan secara umum tentang BBM, pihaknya tidak ada hak menindaklanjuti atau melakukan sanksi. <br /><br />Dini menuturkan pihaknya hanya bisa melakukan penyitaan terhadap BBM tersebut. <br /><br />“Kita tidak bisa memproses yang bersangkutan secara hukum, itu sudah ranahnya kepolisian dan aparat penegak hukum lainnya, Kami hanya bisa melakukan penyitaan, penindakannya aparat penegak hukum,” tandasnya. <strong>(phs)</strong></p>

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.