Tiga Pelaku PETI Ditangkap Polisi

MELAWI- Satuan Reserse Kriminal Polres Melawi kembali menangkap Penambang Emas Tanpa Ijin (PETI) di dua lokasi berbeda yang yaitu di jalur Sungai Melawi Dusun Tanjung Paoh Kecamatan Kecamatan Pinoh Utara dan di jalur Sungai Melawi Desa Semadin Lengkong Kecamatan Nanga Pinoh Kabupaten Melawi, Rabu sore ( 28/3) lalu.

Dari penangkapan tersebut, kepolisian berhasil mengamankan barang bukti berupa 3 unit mesin terdiri dari 2 unit mesin merek Panther dan 1 unit mesin dompeng merek Tianlu 30 PK. 3 unit pompa sedot ukuran 8 inc, 2 buah selang spiral 8 inchi dan 1 unit selang spiral 6 inc, 3 buah pom merk NS 50 warna merah, 1 buah peralon AW ukuran 6 inc, dan seperangkat alat penambang emas lainnya.

Kanit Tipidter Ipda Saiful Anwar mengatakan, penangkapan terebut bermula dari informasi masyarakat. sehingga Ia beserta unit lidik Sat Reskrim Polres Melawi mendatangi kelokasi tersebut, ternyata dari saat berada di lokasi ternyata benar adanya kegiatan PETI didua lokasi itu. “Kami lansung melakukan penangkapan. Dari penangkapan itu, kami berhasil mengamankan 3 set mesin penambang emas dengan 3 orang pemilik yang berbeda sedang melakukan penambangan emas. Tanpa adanya perlawanan pemilik mesin beserta barang bukti kami amankan ke Polres Melawi guna proses hukum lebih lanjut,” ungkap Ipda Saiful Anwar, Jumat (30/3).

Kasat Reskrim Polres Melawi, AKP Samsul Bakri, mengatakan, 3 orang tersangka penambang emas tanpa ijin tersebut masing-masing berinisial, Am, (38), merupakan warga Dusun Tanjung Hulu Desa Tanjung Paoh Kecamatan Pinoh Utara, tersangka Kedua berinisial AB (32) , warga Dusun Semadin Desa Semadin Lengkong Kecamatan Nanga Pinoh, dan tersangka yang terakhir berinisial Sd (28)  warga Desa Semadin Desa Semadin Lengkong Kecamatan Nanga Pinoh.

“Ketika tersangka dikenakan Pasal 158 Undang-Undang RI Nomor 4 Tahun 2009 tentang Pertambangan Mineral dan Batu Bara terkait Perkara Pertambangan Mineral dan Batu Bara. Barang bukti beserta 3 tersangka pemilik atau pemodal PETI tersebut sudah diamankan diruang tahanan Polres Melawi, paparnya,” tegasnya.

Wakapolres Melawi Kompol Juda T. Tampubolon, ditemui diruang kerjanya mengatakan, penangkapan tersangka PETI tersebut sejalan dengan program kerja Kapolda Kalbar Irjen Pol Drs. Didi Haryono untuk menindak semua jenis kasus illegal. “Kasus PETI ini bukan yang pertama kami ungkap,” pungkasnya. (edi/KN)

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.