Tim Komsos Subkorwil 2/Sgu Dan Koramil 1204-02/ Sky Lakukan Apel Wanra

Komandan Kodim 1204/Sanggau Letkol Czi. Ade Heri Kurniawan Kamis, (10/05/2012) dengan resmi membuka Apel Perlawanan Rakyat (WANRA) bertempat di Makoramil 02/Sekayam. Kegiatan yang akan di laksanakan selama tiga hari dari tanggal 10 sampai dengan 13 Mei 2012 ini diikuti 32 peserta dari masyarakat kecamatan sekayam dan sekitarnya, dilaksanakan bersama Tim Komsos Ekspedisi Khatulistiwa 2012 Subkorwil 2/Sgu. <p style="text-align: justify;">Kegiatan ini dilaksanakan berdasarkan program kerja Kodim 1204/Sanggau TA. 2012 dan bidang pembinaan perlawanan wilayah, khususnya pembinaan Wanra. Dimana kegiatan ini juga sejalan dengan apa yang menjadi salah satu dari 5 Kemampuan Teritorial yang harus dikuasai satuan komando kewilayahan yaitu Kemampuan Pembinaan Perlawanan Rakyat. <br /><br />Pelatihan ini juga mendapat dukungan pelatih sebanyak 5 orang dari Tim Ekspedisi Khatulistiwa Subkorwil 2/Sanggau yang tergabung dalam  kelompok Komsos di bawah Pimpinan Kapten Inf. Marben Nadeak beserta anggota terdiri dari Serda Sucipto, Praka Saifudin, Pratu Nopan dan Pratu Miezer.<br /><br />Dalam keterangannya setelah membuka kegiatan apel wanra, Dandim 1204/Sgu yang juga Dansubkorwil 2/Sgu Ekspedisi Khatulistiwa menyampaikan bahwa Empat fungsi Utama Angkatan Darat yang tertuang dalam doktrin KEP yaitu, fungsi pertempuran, fungsi Intelijen, fungsi dukungan dan fungsi teritorial. Sebagai salah satu fungsi utama, Pembinaan Teritorial dilaksanakan oleh seluruh jajaran Angkatan Darat sebagai peran dan kedudukannya dalam kehidupan dalam berbangsa dan bernegara. <br /><br />Sebagai fungsi Organik Militer, Pembinaan teritorial dilaksanakan oleh Komando Kewilayahan untuk menyiapkan ruang, alat dan kondisi juang yang tangguh bagi kepentingan pertahanan Negara. Kegiatan Apel Wanra ini pula dimaksudkan untuk meningkatkan mental dan moral yang berlandaskan Pancasila, Wawasan kebangsaan, semangat nasionalisme dan patriotisme. <br /><br />Sebagai salah satu upaya untuk meningkatkan  Pembinaan Perlawanan Wilayah adalah dengan cara meningkatkan kemampuan pembinaan perlawanan rakyat melalui peran langsungnya  meliputi, Infentarisir, penyiapan organisasi pertahanan kerangka di setiap wilayah, pelatihan dan meningkatnya kesadaran Bela Negara bagi masyarakat. <br /><br />Sehingga diharapkan masyarakat memiliki sikap mental, motivasi, tekad serta semangat yang kuat dalam menghadapi segala bentuk ancaman  sebagai wujud dari kesadaran Bela Negara dalam menangkal, mencegah dan menggagalkan setiap kegiatan yang membahayakan atau mengancam kehidupan Bangsa dan Negara Kesatuan Republik Indonesia.<br /><br />Ditempat terpisah Danramil 1204-02/Sky Lettu Inf. Eko Prasetyo. W dalam keterangannya menyampaikan bahwa hasil dari kegiatan ini diharapkan Wanra yang telah dilatih dapat memberikan suatu teladan yang baik bagi masyarakat disekitar ia berada, mampu menjalankan fungsi sebagai mitra bagi Babinsa dan juga masyarakat. Beberapa materi yang akan dilatihkan diantaranya Baris-Berbaris, Tatacara Penghormatan Militer, Wawasan kebangsaan, Pembekalan Bela Negara dan kegiatan lain sesuai program pelatihan.<strong> (phs/release Penrem)</strong></p>

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.