Tim Voly STKIP Raih Juara Antara Perguruan Tinggi Se Kapuas Raya

MELAWI-Patut diacungkan jempol, melalui pendidikan jurusan penjaskes, Sekolah Tinggi Ilmu Pendidikan (STKIP) Melawi berhasil meraih berbagai juara diberbagai iven. Salah satunya yang terbaru belakangan ini adalah menjuarai iven turnamen volly se Kapuas Raya yang digelar oleh STKIP Persada Khatulistiwa Sintang.
“Alhamdulillah STKIP Melawi berhasil meraih piala bergilir pada 12 April kemarin. STKIP Melawi mengirimkan 2 tim volly putra dan 1 tim volly putri. STKIP melawi akhirnya berhasil menjadi champion dengan meraih juara 1 putra dan juara 1 putri, serta ditambah juara 3 putra,” ungkap, Nur Sulistiyo Muttaqin selaku dosen pendamping Pembinaan Prestasi keolahragaan STKIP Melawi, Senin (15/4).

Kedua tim volly putra yang juga meraih juara I dan juara 3 di iven turnamen volly se Kapuas Raya

Iven kejuaraan volly baal se kapuas raya tersebut diikuti oleh 7 perguruan tinggi yaitu, Universitas Kapuas Sintang (UNKA), STAIMA Sintang, STTK Sintang, Sekolah Tinggi Kesehatan Kapuas Raya (STIKARA), UMP-Sintang, STKIP Melawi dan STKIP Persada Khatulistiwa Sintang sebagi tuan rumah. Iven tersebut dilaksanakan dengan sistem gugur dari total 12 tim putra dan 12 putri. “Kami mensyukuri raihan prestasi yang diberikan oleh mahasiswanya. Setiap proses tidak mengkhianati hasil,” paparnya
Sementara itu, Bidang kemahasiswaan STKIP Melawi, Ahmad Khoiri mengatakan, perolehan juara tersebut tentunya harus disyukuri dan menjadi motivasi bagi bidang olahraga lainnya.
“Kabupaten Melawi harus bangga dengan sumbangsih STKIP Melawi yang selalu membina bibit-bibit atlit volly di kejuaraan Porprov Kalbar 2018 kemarin, hal ini terbukti hampir dari separuh sumbangan mendali disumbangkan oleh mahasiswa STKIP Malawi. Terutama Cabor Kempo, Petaque, ada juga atlit volly putra-putri, takraw putri, pencak silat, futsal putri, atletik. Harapan kami Pekab Melawi terutama KONI Melawi mau bersinergis dengan kami dalam pembinaan atlit daerah. STKIP Melawi dengan adanya program studi pendidikan jasmani menjadi laboratorium pembinaan atlit di daerah kita, selain pembelajaran motorik, juga pelatihan teknik keolahragaan, gizi dan lainnya,” ungkap Priua yang akrab disapa Choy. (ed/KN)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.