Toke Lalai, Junaidi Tewas Jatuh Dari Mobil Pick Up

SEKADAU, KN – Akibat kelalaian seorang Toke Kulat, Junaidi alias Andi anak buah bongkar muat kulat jatuh dari sebuah Mobil Pick Up milik Mohamad alias Moha dan meninggal. Benturan keras di kepala sebelah kanan belakang, menyebabkan Junaidi Alias Andi (22) warga dusun Sei Putat RT 27 desa Sungai Ringin, karyawan bongkar muat Kulat Getah milik Mohamad alias Moha warga kilometer 4 jalan Sanggau dusun Sei, Putat meninggal.

Menurut impormasi yang diberhasil himpun dari pihak keluargnya almarhum menyebutkan, kronologis laka lantas yang terjadi menyebabkan tewasnya Andi, karna ia jatuh dari mobil Pick Up yang di kendaraai oleh saudara Mohamad alias Moha bos almarhum.

Saat itu, Moha dan tiga anak buahnya yakni Baduk, Rizal dan Andi (alm) pulang beli kulat getah dari dusun Tanjak Dait pada hari Sabtu tanggal 1 Juni 2019 sekitar pukul 13,00 wib. Namum, persis disimpang jalan masuk Tanjak Dait, depan rumah saudara, Den Tera sebelum Dusun Amak. Almarhum terjatuh dari mobil Pick Up bernopol KB 8276 VA warna merah yang di kendarai oleh Moha yang mana, mobil tersebut telah terisi penuh dengan kulat getah dan korban (Andi) duduk di belakang bersama seorang rekannya Rizal.

“Junaidi alias Andi memang menjadi tulang punggung keluarga, kendatipun begitu kami sudah iklas dengan kepergian Andi,” kata Darminto, Ayah korban kepada awak media Minggu (9/6) di kediamannya.

Ketika di konfirmasi kepada Mohamad alias Moha supir sekaligus bos dari almarhum kepada awak media mengakui bahwa, memang benar dirinya yang menyetir mobil Pick Up jenis Toyota Hilux warna merah miliknya, yang telah menewaskan Andi di jalan Raya Sekadau-Sangau beberapa waktu lalu.

“Saat saya hendak masukan gigi porsneling ke dua, tiba-tiba saya mendengar teriakan dari Rizal teman almarhum yang pada saat itu duduk di bak mobil Pick Up, bahwa Andi terjatuh dari bak mobil, bermuatan sekitar 1, 2 ton,” kata Moha.

Mendengar teriakan tersebut dirinya langsung menghentikan kendaraan yang ia kendarai untuk menyelamatkan Andi yang sudah tergeletak di jalan raya persis di simpang jalan masuk dusun Tanjak Dait.

Putra Bungsu dari Darminto dan Aroi (alm) ini sempat di bawa ke RSUD Sekadau, namum karena pelayanan kurang memadai terpaksa korban dibawa ke Rumah Sakit St. Antonius Pontianak.
Namun, Tuhan berkehendak lain, sekitar pukul 18. 25 wib, Andi menghembuskan napas terakhirnya.

“Kematian Andi telah kami urus secara kekeluargaan saja. Kedua belah pihak sudah sepakat bahwa masalah laka lantas tersebut di selesaikan secara kekeluargaan,” kata Moha.

Di konfirmasi kepada pihak Polres Sekadau melalui Kasat Lantas Polres Sekadau, AKP Laelan Syukur mengatakan, pihaknya masih mencari informasi dan penyebab kematian Junaidi alias Andi. (As)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.