TVRI Perbaiki Stasiun Transmisi Di Daerah Perbatasan

Lembaga Penyiaran Publik Televisi Republik Indonesia (TVRI) masih terus memperbaiki kualitas stasiun transimisi di daerah-daerah perbatasan, pedalaman dan pedesaan, serta pulau terdepan sebagai upaya menjangkau semua wilayah Tanah Air secara optimal. <p style="text-align: justify;">"Untuk prioritas perbaikan stasiun transmisi di perbatasan, sudah hampir dilakukan di semua daerah perbatasan antarnegara, seperti di Atambua (Nusa Tenggara Timur), Sulawesi Utara dan Papua, juga di Kalimantan Barat ini," kata Dirut TVRI Immas Sunarya saat dihubungi di Pontianak, Minggu (12/12/2010).<br /><br />Immas yang pada Sabtu (11/12) ikut menyaksikan peresmian 14 desa informasi di daerah perbatasan di Desa Jagoi, Kecamatan Jagoi Babang, Kabupaten Bengkayang, Kalbar, menegaskan, perbaikan stasiun-stasiun transmisi itu juga bagian dari komitmen mendukung dan menyukseskan program desa informasi yang dicanangkan Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kemenkominfo).<br /><br />Program desa informasi merupakan program yang mengintegrasikan program desa berdering (desa yang memiliki akses telepon), desa pinter (memiliki internet), desa dengan radio komunitas informasi, serta desa memiliki akses televisi melalui jaringan satelit.<br /><br />Immas mengatakan, dalam mendukung program desa informasi itu TVRI juga menyediakan diri untuk bersinergi dengan pihak lain, seperti Perum LKBN ANTARA, Kemenkominfo, dan dinas-dinas Kominfo di daerah.<br /><br />Sementara itu, menurut dia, LPP TVRI dalam perbaikan stasiun transmisi saat ini, selain didanai sendiri, juga ada kerja sama dari pemerintah provinsi melalui dinas komunikasi dan informatika setempat.<br /><br />"Bahkan TVRI dalam bekerja sama dengan pemerintah provinsi, membuat siaran kita sekarang dapat dipancarkan melalui satelit, termasuk yang ditangkap di lima provinsi perbatasan termasuk Kalbar ini," katanya.<br /><br />Ia mengungkapkan di Kalbar ada enam stasiun transmisi yang sudah diperbaiki, dan ada kerja sama dengan pemerintah provinsi, sehingga sangat mendukung program penyebaran informasi sampai daerah perbatasan dan pedalaman Kalbar yang berbatasan dengan Sarawak (Malaysia).<br /><br />Menurut dia, daerah perbatasan memang mendesak dibantu dalam kemudahan akses informasi dalam negeri, karena besarnya penetrasi informasi dari negara tetangga sehingga dikhawatirkan memperlemah ketahanan informasi dan nasionalisme.<br /><br />Ia menuturkan pengalamannya saat mengunjungi Nunukan di Kaltim bahwa kota kecil di wilayah yang berbatasan dengan Sabah, Malaysia itu sudah lama tidak bisa mengakses informasi dalam negeri televisi, karena stasiun transmisi milik TVRI memang sudah rusak.<br /><br />Setelah diperbaiki, katanya, masyarakat Nunukan menyatakan kegembiraannya kepada dirinya. "Bahkan di antara mereka ada yang sampai menangis, karena akses informasi televisi dalam negeri akhirnya bisa kembali, setelah stasiun transmisi diperbaiki," katanya.<br /><br />Ia merencanakan hingga tahun depan 30 stasiun transmisi TVRI sudah selesai diperbaiki kualitas pemancarannya sehingga semua masyarakat Tanah Air bisa mudah mengakses informasi dalam negeri secara baik dan jernih.<strong> (phs/Ant)</strong></p>

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.