Universitas SAMAWA Penuhi Syarat Menjadi PTN

Dekan Fakultas Pertanian Universitas Samawa Ir. A. Yani mengatakan perguruan tinggi tersebut telah memenuhi syarat menjadi perguruan tinggi negeri. <p style="text-align: justify;">Dekan Fakultas Pertanian Universitas Samawa Ir. A. Yani mengatakan perguruan tinggi tersebut telah memenuhi syarat menjadi perguruan tinggi negeri.<br /><br />"Berbagai syarat yang diperlukan untuk perubahan status Universitas Samawa (Unsa) menjadi perguruan tinggi negeri (PTN) sudah terpenuhi," katanya di Sumbawa Besar, Selasa, usai rapat Konsultasi Komisi IV DPRD Sumbawa dengan Rektor Unsa dan Pemkab Sumbawa Ia mengatakan, keinginan untuk mengubah status Unsa menjadi PTN mengacu pada Peraturan Pemerintah Nomor 17/2010 tentang Pengelolaan dan Penyelenggaraan Pendidikan serta Kepmendiknas Nomor 234/U/2000 tentang Pedoman Pendirian Perguruan Tinggi.<br /><br />"Regulasi tersebut mengatur mengenai perubahan status dari suatu perguruan tinggi menjadi bentuk lain atau penggabungan dari dua perguruan tinggi. Namun Unsa akan mengacu pada perubahan status dari perguruan tinggi swasta (PTS) ke PTN," katanya.<br /><br />Ia mengatakan, persyaratan lainnyanya adalah melampirkan rencana induk pengembangan (RIP). Selain itu, PTS telah meluluskan sekurang-kurangnya lima angkatan dengan ketentuan semua ujian yang diselenggarakan dalam satu tahun akademik.<br /><br />"Unsa telah meluluskan tujuh angkatan," katanya.<br /><br />Selain itu, kata dia, syarat minimal yang diperlukan adalah lahan untuk ruang perkuliahan seluas satu hektare, ruang perpustakaan 0,6 hektare, ruang dosen masing-masing empat meter persegi, serta jumlah dosen berkualifikasi strata dua (S2) minimal empat orang dan strata satu (S1) dua orang untuk masing-masing bidang studi.<br /><br />Ia mengatakan, Unsa saat ini memiliki enam ruang kuliah masing-masing berukuran 4×6 meter dengan kapasitas 50 mahasiswa. Pada 2009/2010, jumlah mahasiswa tercatat 3.139 orang, sedangkan yang diterima 2010 sebanyak 1.075 orang.<br /><br />Unsa hingga sekarang telah meluluskan 2.397 orang sarjana dari 12 program studi.<br /><br />"Jumlah dosen di Unsa tercatat 108 orang, satu di antaranya guru besar, ini berarti telah melebihi persyaratan minimal yang ditetapkan," katanya.<br /><br />Unsa juga memiliki dosen dengan jabatan terendah asisten ahli, karena itu soal jumlah dosen tidak ada persoalan lagi. Hanya ketersediaan lahan serta sarana dan prasarana yang perlu dilengkapi.<br /><br />Kepala Dinas Pendapatan Keuangan dan Aset (DPKA) Sumbawa Drs Baharuddin menyatakan pada prinsipnya Pemkab Sumbawa mendukung rencana Unsa menjadi PTN.<br /><br />Ia mengakui telah menerima proposal terkait rencana pengajuan permohonan peningkatan status Unsa menjadi PTN. Selama ini mahasiswa asal Sumbawa kuliah di luar daerah.<br /><br />"Jika nanti Unsa jadi PTN, beban masyarakat tidak terlalu berat," katanya.<br /><br />Ia mengatakan terkait ketersediaan lahan, eksekutif akan membicarakannya dengan DPRD.<br /><br />Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Sumbawa Drs H. Muhammading mengatakan pihaknya juga akan membantu upaya Unsa menjadi PTN.<br /><br />"Soal lahan seluas lima hektare yang dibutuhkan untuk membangun kampus, akan disiapkan. Kalau di Kerato rencananya untuk penghijauan kota, karena itu saya mengusulkan di luar kota yang lokasinya lebih strategis," katanya.(Eka/Ant)</p>

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.