Wabup Aloysius dan Jajaran Silahturahmi Dengan Dekan FK Unpad

SEKADAU, KN – Kabupaten Sekadau dengan usianya yang masih tergolong muda, masih memerlukan banyak tenaga dokter terutama dokter spesialis guna mewujudkan pelayanan kesehatan yang berkualitas dan terjangkau bagi masyarakat kabupaten sekadau.

Salah satu upaya yang dilakukan oleh Pemerintah Kabupaten Sekadau dalam meningkatkan pelayanan kesehatan yang berkualitas dan bermutu tersebut yakni dengan penjajakan kerjasama Pemenuhan dokter spesialis dengan Fakultas Kedokteran Universitas Padjjadjaran Bandung Provinsi Jawa Barat.

Kamis pagi sekitar pukul 09.30 Wib Wakil Bupati Sekadau Aloysius, SH, M.Si didampingi Ketua DPRD Kabupaten Sekadau Albrtus Pinus, S.Sos, MH, Sekretaris Daerah Kabupaten Sekadau Drs. Zakaria, M.Si, Ketua Komisi 3 DPRD Kabupaten Sekadau Herculanus T, Ketua Gabungan Organisasi Wanita (GOW) Kabupaten Sekadau Ny. Vixtima Heri Supriyanti Aloysius, A,Md, Kepala Badan Pengelola Keuangan Aset Daerah (BPKAD), F. Iwan Karantika, SE, MM, Kepala Bagian Hukum Radius, SH, Plt, Direktur Rumah Sakit Kabupaten Sekadau Hendri Alpius, S.Km dan Plt, Kepala Bagian Humas dan Protokol Leonardus, S.Sos melakukan kunjungan kerja langsung ke fakultas Kedokteran Universitas Padjadjaran Bandung untuk bersilahturahmi dan bertatatp muka dengan para pejabat tinggi Fakultas Kedokteran Unpad Bandung.

Setiba di Fakultas Kedoteran Unpad Bandung, Wakil Bupati Aloysius dan rombongan disambut  langsung oleh Dekan FakultasKedokteran Unpad Dr. Med Setiawan, Ketua AHS Unpad/UPT Balai kesehatan Unpad Dr. Yudi Mulyana Hidayat, S.POK, Manager Kerjasama Riset dan PKM Dr. Rizky Anggun S, M.Kes,PhD beberapa pejabat Fakultas Kedokteran Unpad  laiannya.

Pertemuan penjajakan kerjasama pemenuhan dokter spesialis ini dilakukan diruang rapat Dekan Unpad dan berlangsung kurang lebih 2 jam.
Dekan Fakultas Kedokteran Unpad Dr. Med Setiawan dalam sambutannya menyambut baik rencana kerjasama pemenuhan dokter spesialis dasar yang diinisiasi oleh Rumah Sakit Umum Kabupaten Sekadau ini.

Menurut Dekan Setiawan pada prinsipnya Fakultas Kedokteran Unpad mendukung, karena ada dalam fokus pengembangan kedaerahan Jawa Barat dan Kalimantan Barat. Untuk teknisnya dari tim legalnya pemerintah yang menyiapkan dan bagi pihak rumah sakit agar menyiapkan informasi lengkap mengenai kondisi Rumah Sakit Umum Daerah Kabupaten Sekadau.

“Pada prinsipnya kami mendukung, karena memang sudah ada dalam fokus pengembangan kedaerahan jawa barat dan kalimantan barat,” ujarnya.

Wakil bupati Sekadau Aloysius, SH, M.Si dalam sambutannya menyampaikan, tujuan kerjasama antara Pemerintah Kabupaten Sekadau dengan Universitas Padjadjaran adalah untuk membantu pelayanan kesehatan bagi masyarakat Kabupaten Sekadau, terutama pelayanan spesialis dasar seperti anak, penyakit dalam, bedah dan anatesi.

“Kita berharap melalui kerjsaa ini, Unpad bisa membantu Pemerintah Daerah Kabupaten Sekadau untuk menangani spesialis dasar seperti spesialis anak, bedah, spesialis penyakit dalam, anatesi,” ujarnya.

Menurut Wakil Bupati, tidak menutup kemungkinan kerjasama lain seperti pendidikan kedokteran dan tugas belajar program dokter spesialis juga bisa dilakukan.

Mengenai fasilitas yang dimiliki oleh Rumah sakit daerah Kabupaten Sekadau, menurut Wakil Bupati sudah cukup baik dan terpenuhi meski status rumah sakitnya masih tipe c. Termasuk juga fasilitas untuk tenaga dokter juga sudah disiapkan oleh pemerintah Kabupaten Sekadau.

Sementara itu, ketua DPRD Kabupaten Sekadau Albertus Pinus, S.Sos, MH mengatakan DPRD sangat mendukung upaya pemerintah Kabupaten Sekadau melakukan kerjasama untuk pemenuhan doker spesialis dengan Fakultas Kedokteran Unpad. Karena menurut Pinus, pelayanan kesehatan yang baik sangat diharapkan oleh masyarakat Kabupaten Sekadau khususnya dan masyarakat Kalimantan Barat ummnya.

Menurut Pinus tenaga dokter spesialis di Kabupaten Sekadau relatif masih kurang, untuk itu kerjasama ini sangat diharapkan. Karena lanjutnya, penanangan penyakit yang memerlukan tenaga dokter spesialis tertentu bisa langsung ditangani oleh rumah sakit tanpa rujukan.

“Kita berkeinginan rumah sakit kita rumah sakit yang bisa memberikan pelayanan langsung tanpa rujukan. Tentu kerjasama yang sedang dijajaki oleh pemerintah daerah ini sangat baik dan kita mendukung,” papar Pinus. (bersambung….)
(Tn/Hms)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.