Wabup Kunjungi Dusun Sebetuk

Ratusan masyarakat Dusun Sebetuk Desa Wirayuda menyambut kedatangan Wakil Bupati Sintang Ignasius Juan yang mengunjungi wilayahnya pada Jumat, 23 Maret 2012 dengan upacara adat dan tari-tarian. Dusun Sebetuk memiliki jarak yang cukup jauh dari pusat desa Wirayuda yang merupakan pusat kecamatan Ketungau Tengah dan hanya bisa ditempuh melalui jalur sungai Ketungau. Jalur darat juga tersedia tetapi menuju ke Sepayan Desa Nanga Beluh berkat masuknya PT Kiara Sawit Abadi yang bergerak di bidang perkebunan kelapa sawit. “warga kami yang akan pergi ke Kota Sintang biasanya menggunakan jalur darat menggunakan sepeda motor dengan waktu tempuh sekitar 4 jam kalau sedang kering. Kehadiran Wakil Bupati Sintang ke dusun kami tentu sangat berarti bagi kami. Satu aspirasi yang sangat penting untuk diperhatikan Pemkab Sintang ialah perubahan status sekolah dan guru yang ada di dusun kami” jelas Tamrin Kepala Dusun Sebetuk. “pada 19 tahun yang lalu tepatnya tahun 1993, kami mendapatkan satu lokal bangunan SD dari pemerintah. Adanya satu lokal tersebut, membuat kami membangun swadaya lagi sebanyak satu lokal bangunan yang memiliki 4 ruangan. Satu lokal untuk kantor guru. Dan satu lokal perumahan guru yang kesemuanya masih berdiri. Saat ini kami sedang merehab bangunan dan akan membangun satu lagi perumahan guru yang juga dibangun secara swadaya” jelas Tamrin didampingi oleh Spirus salah satu guru di SD tersebut. “kami berharap Bapak Wakil Bupati Sintang bisa memperjuangkan perubahan status SD beserta guru-guru yang ada. SD kami bisa menjadi SD Negeri yang mandiri dan semua guru bisa menjadi guru honor daerah bahkan menjadi PNS. Kondisi SD kami untuk kelas 1-3 merupakan SD Jarak Jauh dari SDN 4 Nanga Merakai. Sedangkan kelas 4-6 merupakan Paket A. Guru SD ada enam orang yang semuanya berstatus guru honor BOS SDN 4 Nanga Merakai. Kami selalu terlambat mendapatkan informasi usulan perubahan status menjadi guru honor daerah. Saat ini kami memiliki 70 orang murid dari kelas 1-6 dengan enam orang guru. Dan tingkat kelulusan kami juga sangat baik” jelas Spirus yang sudah mengajar sejak 1994 dengan status honor. Wakil Bupati Sintang Drs. Ignasius Juan, MM dihadapan kepala dusun, guru dan warga masyarakat menyampaikan keprihatinannya dengan kondisi yang dialami SD di Dusun Sebetuk. “saya akan segera berkoordinasi dengan Dinas Pendidikan agar SD di Dusun Sebetuk bisa menjadi SD yang mandiri dan guru yang ada bisa berubah status menjadi guru honor daerah khususnya guru yang sudah lama mengajar. Saya juga minta agar investor yang masuk ke wilayah ini agar membantu peralatan dan honor bagi guru yang ada” jelas Wabup. Wakil Bupati Sintang yang didampingi oleh Kasat Pol PP Simon Patanduk, Dakun Sekcam Ketungau Tengah, Danramil dan anggota Polsek, Bujek karyawan PT Kiara Sawit Abadi, juga mengunjungi dua gereja yang sedang dibangun di Dusun Sebetuk yakni gereja GKII dan gereja Katolik.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.