Wabup Pantau Kesiapan Penerimaan CPNS Sanggau

Wakil Bupati Sanggau, Yohanes Ontot mengecek langsung kesiapan teknis jelang penerimaan Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) dengan sistem Computer Assisted Test (CAT), Selasa (9/9) pagi di SMK Negeri 1 Sanggau yang akan dijadikan pusat tes CPNS. <p>"Kita ini ngecek secara teknis perangkat-perangkat ini (komputer) secara umum apakah sudah siap atau bagaimana, daya tampung seperti apa dan persiapan online (CAT), tenaga listrik, ac dan macam-macam," ujarnya.<br /><br />Ontot menilai, sejauh ini dilihat dari kasat mata semuanya sudah siap. Namun, tim dari pusat nanti yang akan melihat lagi semua kesiapan ini. Pihaknya pun telah menyiapkan 50 unit komputer yang ada di SMKN 1 Sanggau untuk tes nanti. Komputer cadangan pun telah disiapkan dari SMAN 1 dan SMAN 3 Sanggau.<br /><br />"Dari perangkat yang ada, nanti dari pusat akan memantau Kamis (11/9) nanti, pak Sekda nanti yang dampingi. Tesnya kita pusatkan di SMKN 1," ungkapnya.<br /><br />Ontot pun memastikan tidak akan ada yang kongkalingkong terkait soal kelulusan CPNS ini. Jangankan untuk kongkalingkong, nyontek saat tes juga dipastikan tidak bisa.<br /><br />"Saya kira sulit untuk bermain kongkalingkong. Saya pastikan tidak ada pikiran nak (mau) ngepek-ngepek. Termasuk titipan juga tidak mungkin termasuk Bupati, Wakil Bupati dan Sekda. Kalau lulus ya lulus. Pokoknya aman lah," tegasnya.<br /><br />"Kalau dulu kan, mereka yang ndak berduit kan tidak bisa (tidak lulus). Tapi sekarang kalau dia pintar, pasti lulus," tambahnya.<br /><br />Ontot menjelaskan, persoalannya saat ini memang sumber daya manusia (SDM) daerah, terutama daerah pedalaman. "Kedepan SDM daerah akan dikaji ulang. Yang penting ini murni dan tidak ada interpensi," ujarnya.<br /><br />Sementara itu, Kabid Tata Usaha BKD Kabupaten Sanggau, Siti Nur Hidayah mengatakan, secara keseluruhan komputer disiapkan sebanyak 78 unit. Namun, yang bisa dioperasikan nantinya minimal 50 unit. Itu mungkin disiapkan dari tiga sekolah, SMKN 1 Sanggau, SMAN I Sanggau, dan SMAN 3 Sanggau.<br /><br />"Nanti tim pusat menyiapkan fasilitas, teknis jaringan, apakah komputer itu memenuhi syarat atau tidak itu diusulkan, terkait memenuhi persyaratan atau tidak itu tergantung di lapangan," ungkapnya.<br /><br />Siti menuturkan, yang ingin daftar CPNS dapat dilakukan secara online di situs Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Kemenpan RB) http://panselnas.menpan.go.id/ mulai Rabu (10/9) pukul 00.01 WIB hingga tanggal 24 September.<br /><br />Setelah melakukan pendaftaran secara online, peserta dapat menyerahkan berkas-berkasnya sejak tanggal 15-30 September di BKD Kabupaten Sanggau. Untuk jadwal tes CPNS akan ditentukan kemudian.<br /><br />"Kalau untuk jadwal tesnya, akan ditentukan kemudian dari panselnas. Jadi melihat kesiapan seluruh Indonesia dulu, karena dilakukan serempak," ujarnya.<br /><br />Siti menjelaskan untuk waktu yang diperlukan masih tergantung jumlah pelamar. Namun, satu hari diperkirakan hanya bisa dilakukan 5 kali shif. Satu kali shif 50 orang. Jadi dalam satu hari maksimal 250 orang.<br /><br />"Dari pusat menyarankan satu hari lima shif, itu maksimal. Waktunya tergantung pelamarnya, makin banyak akan semakin lama. Kalau lima shif kan, satu hari bisa maksimal 250 orang. Kalau misal pelamar tiga ribu orang, berarti seribu orang empat hari, dua ribu orang delapan hari, kalau tiga ribu 12 hari," jelasnya.<br /><br />Satu shif waktu yang diperlukan sekitar 1,5 hingga 2 jam. Ia pun memastikan soal yang akan diujikan setiap sesi atau shif tidak akan sama antara komputer yang satu dengan yang lainnya.<br /><br />"Soalnya tidak mungkin sama, untuk variasi soal itu ada seribu, jadi itu sifatnya diacak," ujarnya.<br /><br />Siti mengungkapkan, persyaratan umum bagi pelamar sudah ditentukan pusat. Namun, untuk daerah Indeks Prestasi Kumulatif. (Ratna/kn)</p>

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.