Wabup Sintang Membuka Rakor Monev Pendapatan Daerah

SINTANG – Wakil Bupati Sintang, Askiman membuka rapat koordinasi (rakor) dalam rangka monitoring dan evaluasi pendapatan daerah Kabupaten Sintang triwulan pertama tahun 2018 di Aula Badan Pengelola Pendapatan Daerah (Bapenda) Kabupaten Sintang, Senin (7/5/2018).

“kalau kita melihat laporan yang disampaikan, kita ambil rata-rata, capaian pendapatan daerah kita telah mencapai 144% dari target triwulan pertama kita untuk tahun 2018,” kata Askiman. “kinerja Bapenda serta Organisasi Perangkat Daerah (OPD) lain yang memiliki sumber pendapatan daerah sungguh sangat luar biasa,” puji Askiman.

Askiman juga mengungkapkan kendala yang dihadapi pemerintah dalam proses pengumpulan pendapatan tersebut. Ia mengakui ada beberapa OPD yang memang memerlukan proses komunikasi yang lebih intensif dan perlu waktu yang cukup panjang dalam proses penagihannya.

“kita harapkan kendala-kendala itu dapat teratasi sehingga kita punya dana yang memadai untuk membangun,” tutup Askiman.

Drs. Mas’ud Nawawi, M.Si selaku kepala Bapenda Kabupaten Sintang menyampaikan tentang capaian target pendapatan pada triwulan yang pertama secara keseluruhan rata-rata Organisasi perangkat Daerah (OPD) sudah memenuhi target triwulan yang ditetapkan. Dari hasil evaluasi, ditemukan ada 3 dari 14 OPD yang masih berada di angka 0 persen.

“Ada beberapa OPD yang mencapai melebihi target yang sudah di tetapkan,” kata Mas’ud. “untuk OPD yang masih belum memenuhi target, akan kita evaluasi lebih lanjut agar di triwulan kedua bisa lebih baik kinerjanya,” tambahnya.

Mas’ud mengungkapkan bahwa Pemerintah Daerah Kabupaten Sintang telah menetapkan bahwa capaian target pendapatan daerah pada triwulan pertama ialah sebesar 15% dan triwulan kedua sebesar 40 %. Ia menambahkan bahwa capaian OPD atas target pendapatan ini akan mempengaruhi proses pencairan insentif sebagaimana sudah di atur dalam peraturan daerah.

“pada triwulan ketika kita usahakan sudah mencapai 75%,” ungkap Mas’ud. “melalui kegiatan monitoring dan evaluasi ini kita mau melihat kelebihan dan kekurangan proses kerja di masing-masing OPD sekaligus untuk sharing antar satu sama lain berkaitan dengan pengalaman dalam proses mengatasi kendala di lapangan,” tambahnya.

Mas’ud menekankan bahwa masih diperlukan kerja keras dan kerja sama antar semua pihak yang terkait untuk dapat mencapai hasil yang sudah ditargetkan pad atahun 2018 ini. (Hms)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.