Wagub: Pendapatan Hingga Juni 2011 Rp741,88 Miliar

oleh

Wakil Gubernur Kalimantan Tengah (Kalteng), Ir H Acmad Diran mengatakan, realisasi penerimaan pendapatan sampai dangan minggu ketiga Juni 2011 sebesar Rp741,88 miliar darti target Rp1,7 triliun lebih. <p style="text-align: justify;">"Realisasi penerimaan pendapatan itu terdiri dari pendapatan asli daerah sebesar Rp295,16 miliar lebih (44,39 persen) dari target sebesar Rp664,90 miliar lebih," katanya pada rapat paripurna di DPRD Kalteng, Selasa.<br /><br />Pendapatan tersebut bersumber dari pajak daerah, restribusi daerah, hasil pengelolaan kekayaan daerah yang dipisahkan dan lain-lain pendapatan asli yang sah, tambahnya.<br /><br />Realisasi pendapatan yang berasal dari dana perimbangan sebesar Rp446,23 miliar lebih (43,64 persen) dari target sebesar Rp1,02 triliun lebih bersumber dari bagi hasil pajak, bagi hasil bukan pajak sumber daya alam, dana alokasi umum (DAU), dan dana alokasi khusus (DAK).<br /><br />"Realisasi pendapatan dari lain-lain pendapatan daerah yang sah sebesar Rp490 juta lebih atau 2,72 persen dari target sebesar Rp18 miliar, bersumber dari dana bantuan keuangan dari pemerintah kabupaten/kota," ujarnya.<br /><br />Menurut dia, realisasi belanja daerah sampai minggu ketiga Juni 2011 sebesar Rp342,52 miliar lebih (19,94 persen) dari plafon anggaran Rp1,71 triliun lebih, terdiri dari belanja tidak langsung, dan belanja langsung.<br /><br />"Belanja tidak langsung realisasinya sampai minggu ketiga Juni 2011 sebesar Rp342,52 miliar lebih (19,94 persen) dari plafon anggaran sebesar Rp879,91 miliar lebih," terangnya.<br /><br />Dijelaskannya, rinciannya adalah, belanja pegawai realisasinya mencapai Rp130,79 miliar lebih (46,23 persen) dari plafon anggaran yang tersedia sebesar Rp334,90 miliar lebih.<br /><br />Belanja subsidi, realisasinya mencapai Rp 5,83 miliar lebih atau 28,28 persen dari plafon anggaran yang tersedia sebesar Rp 20,62 miliar lebih.<br /><br />"Untuk belanja hibah realisasinya mencapai Rp1,71 miliar lebih (5,57 persen) dari plafon anggaran yang tersedia sebesar Rp30,72 miliar lebih. Belanja bantuan sosial, realisasinya mencapai Rp3,19 miliar lebih (2,30 persen) dari plafon anggaran yang tersedia sebesar Rp138,79 miliar lebih," tegasnya.<br /><br />Kemudian, sambung dia, belanja bagi hasil kepada provinsi, kabupaten, kota dan desa, realisasinya mencapai Rp35,80 miliar lebih (15,87 persen) dari plafon anggaran yang tersedia sebesar Rp225,63 miliar lebih.<br /><br />Belanja bantuan keuangan kepada provinsi, kabupaten, kota dan desa realisasinga mencapai Rp2,13 miliar lebih (4,49 persen) dari plafon sebesar Rp47,49 miliar lebih. Belanja tidak terduga realisasinya mencapai Rp418,64 juta lebih (4,49 persen) dari anggaran Rp47,49 miliar," tandasnya.<br /><br />Dia mengatakan, belanja langsung realisasinya sampai minggu ketiga Juni 2011 sebesar Rp162,64 miliar lebih (19,41 persen) dari anggaran Rp838,10 miliar lebih.<br /><br />Belanja pegawai realisasinya mencapai Rp17,67 miliar lebih (18,62 persen) dari anggaran Rp 94,91 miliar lebih, belanja barang dan jasa realisasinya Rp105,62 miliar lebih (32,50 persen) dari anggaran Rp325,01 miliar lebih.<br /><br />Sementara belanja modal realisasnya Rp39,33 miliar lebih (9,41 persen dari anggaran Rp418,71 miliar lebih. <strong>(phs/Ant)</strong></p>

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.