Wagub: Pusat Setujui Pelabuhan Darat Badau – Entikong

Pemerintah pusat telah menyetujui Entikong (Kabupaten Sanggau) dan Badau (Kabupaten Kapuas Hulu) sebagai "dry port" (pelabuhan darat) di perbatasan Indonesia-Malaysia di Kalimantan Barat. <p style="text-align: justify;">"Sudah disetujui pusat, sekarang tinggal menunggu salinan dari surat keputusan tersebut," kata Wakil Gubernur Kalbar, Christiandy Sanjaya saat dihubungi di Pontianak, Minggu.<br /><br />Entikong selama ini sudah menjadi Pos Pemeriksaan Lintas Batas darat pertama di Indonesia dengan Malaysia.<br /><br />Sedangkan Badau akan difokuskan untuk ekspor CPO karena banyak perusahaan kelapa sawit di Kapuas Hulu. Salah satu yang terbesar milik Sinar Mas Grup.<br /><br />Wagub Christiandy Sanjaya mengatakan, kalau ekspor langsung melalui Badau akan lebih hemat dibanding membawanya ke Pontianak terlebih dahulu karena jarak yang sangat jauh dan biaya tinggi.<br /><br />Sementara untuk Entikong, melalui forum Sosek Malindo seharusnya ketika Malaysia membangun pelabuhan darat di Tebedu, Indonesia melakukan hal serupa.<br /><br />"Tetapi kita telat," ujar Christiandy Sanjaya.<br /><br />Terkait hal itu, diharapkan segera dilakukan persiapan secara matang agar Indonesia khususnya daerah mendapat hasil yang paling maksimal kalau dua "dry port" tersebut benar-benar terwujud.<br /><br />"Misalnya untuk lahan, disiapkan dan diatur karena ini juga menyangkut jangka panjang," kata dia.<br /><br />Ketua Kadin Kalbar Santyoso Tio mengatakan, sebelumnya ada kendala dalam membangun "dry port" di Entikong maupun Badau.<br /><br />Menurut dia, belum ada aturan hukum tentang pelabuhan darat untuk perdagangan internasional. "Kadin sudah siapkan Rp25 miliar. Tetapi kalau aturan tidak ada, akan tertunda lagi," ujar Santyoso Tio.<br /><br />Ada lima lokasi rencana pembangunan pos lintas batas di Kalbar dengan Sarawak. Yakni Aruk (Kabupaten Sambas), Jagoi Babang (Kabupaten Bengkayang), Entikong (Kabupaten Sanggau), Jasa (Kabupaten Sintang) dan Badau (Kabupaten Kapuas Hulu).<br /><br />Entikong dan Aruk sudah diresmikan sedangkan Badau rencananya tanggal 12 Desember 2012 jam 12 siang. <strong>(phs/Ant)</strong></p>

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.