Wali Kota : Petugas Pelayanan Jangan Berharap Imbalan

Wali Kota Banjarbaru, Kalimantan Selatan Ruzaidin Noor mengatakan, petugas pelayanan lingkup dinas, badan, kecamatan dan kelurahan termasuk Puskesmas jangan berharap dapat imbalan. <p style="text-align: justify;">"Setiap petugas yang memberikan pelayanan hendaknya sungguh-sungguh melayani dan jangan mengharap imbalan atas pelayanan yang diberikan kepada masyarakat," ujarnya di Banjarbaru, Kamis.<br /><br />Menurut dia, petugas pelayanan harus menyadari tugas dan fungsinya sebagai aparatur pemerintah pelayan masyarakat sehingga tugas utamanya adalah memberikan pelayan terbaik bagi masyarakat.<br /><br />Di sisi lain, kata dia, setiap petugas pelayanan sudah mendapatkan gaji atau honor sebagai PNS sehingga sudah semestinya selalu siap menjalankan tugas dan tanggungjawabnya tanpa mengharapkan imbalan.<br /><br />"Jadi, saya berharap seluruh aparatur yang bertugas melayani masyarakat, mampu memberikan pelayanan yang terbaik tanpa membedakan antara satu dengan yang lainnya," ujar dia.<br /><br />Ia juga berpesan kepada pimpinan lingkup unit pelayanan maupun unit kerja lainnya bisa memberikan contoh yang baik bagi staf sehingga tercipta suasana kerja yang tenang dan nyaman.<br /><br />"Jangan sampai pimpinan tidak memperhatikan staf apalagi sampai bersikap kurang baik karena bagaimana pun seorang pemimpin dituntut bersikap baik sehingga bisa dicontoh bawahan," ungkapnya.<br /><br />Terkait mutu dan kinerja unit pelayanan di lingkup Pemkot Banjarbaru, ia mengatakan, pelayanan sudah baik terutama Dinas Pendidikan, kecamatan, kelurahan dan Puskesmas.<br /><br />Hal itu tergambar dari hasil Indeks Kepuasan Masyarakat (IKM) yang dilakukan Bagian Organisasi melalui pemantauan sistem silang antar unit pelayanan pada survei IKM sejak 25 Mei hingga 8 Juni 2011.<br /><br />"Mutu pelayanan pada setiap unit pelayanan nilainya diatas interval IKM berkisar 62,51 – 81,25 atau sama dengan nilai B sehingga kinerja unit pelayanan adalah baik," ujar Kabag Organisasi Aida Yunani.<br /><br />Dikatakan, penilaian IKM sebagai salah satu upaya meningkatkan kualitas pelayanan publik dan mendorong penyelenggara pelayanan baik dinas, kecamatan, kelurahan dan puskesmas meningkatkan kualitas pelayanan.<br /><br />"Penilaian IKM menjadi fokus perhatian atas mutu dan kinerja pelayanan yang diberikan unit pelayanan kepada masyarakat. Ke depan, kualitas maupun kinerja aparaturnya akan terus ditingkatkan," katanya.<strong> (phs/Ant)</strong></p>

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.