Warga Barut Minta Pelayanan E-KTP Hingga Pedalaman

Warga sejumlah kecamatan di Kabupaten Barito Utara, Kalimantan Tengah, berharap pembuatan kartu tanda penduduk elektronik (E-KTP) bisa menjangkau warga pedesaan atau mendirikan unit pelaksana teknis daerah (UPTD) kecamatan. <p style="text-align: justify;">"Saat ini kami harus pergi ke kota untuk membuat E-KTP itu dengan mengeluarkan biaya yang besar untuk membuat tanda pengenal diri tersebut," kata warga Desa Sampirang II, Kecamatan Teweh Timur, Romi ketika berada di Muara Teweh, Selasa.<br /><br />Menurut dia, pemerintah daerah diharapkan memiliki mobil keliling untuk melayani pembuatan E-KTP, sehingga nantinya dapat membantu masyarakat yang berdomisili di pesedaan yang jauh dari pusat kota Muara Teweh.<br /><br />Saat ini, kata dia, untuk membuat E-KTP ini, harus mengeluarkan biaya yang cukup besar, sebab untuk membuat kartu identitas diri tersebut dirasakan sangat jauh.<br /><br />"Melalui layanan keliling ini juga, diharapkan dapat membantu melayani para lansia, orang sakit dan cacat yang tidak bisa datang langsung ke kota," katanya.<br /><br />Pihaknya menginginkan, UPTD yang ada dikecamatan bisa segera difungsikan untuk mempermudahkan warga pedesaan membuat e-KTP.<br /><br />"Hal ini sangat kami harapkan sekali, karena untuk pembuatan E-KTP memerlukan biaya yang tidak sedikit," ujar dia.<br /><br />Kepala Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil Barito Utara Izhar Safawi mengakui warga yang tinggal di desa-desa pedalaman kesulitan untuk mengurus E-KTP karena harus ke kota.<br /><br />Memang sesuai amanat dalam Undang-Undang Nomor 23 tahun 2006, tentang Administrasi Kependudukan, di mana diharuskan setiap mengenai pencatatan sipil merupakan tanggung jawab pemerintah, guna menyediakan sarana dan prasarananya.<br /><br />"Namun, terkait masalah penyediaan UPTD Dinas Dukcapil, sepenuhnya tanggung jawab dari pemangku kepentingan daerah ini, dalam hal ini kepala daerah. Pihaknya hanya sebagai pelaksana saja, bukan selaku pemberi kewenangan," katanya.<br /><br />Pihaknya mengharapkan pada 2012 ini tiap kecamatan sudah memiliki UPTD lengkap dengan sarana dan prasarana pelayanan E-KTP secara online dengan yang berada di kabupaten.<br /><br />Saat ini Pemkab Barito Utara sedang menyerahkan secara massal E-KTP secara bertahap bagi warga yang telah melakukan perekaman disamping itu petugas kecamatan sedang melakukan jemput bola di desa-desa untuk melakukan perekaman pembuatan E-KTP.<br /><br />"Belum diserahkannya E-KTP itu secara keseluruhan karena belum rampungnya data warga di setiap desa di masing-masing kecamatan seperti perekaman foto sidik jari, iris mata atau retina mata," katanya. <strong>(phs/Ant)</strong></p>

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.