Warga Pesisir Barat Kalbar Rasakan Pergerakan Tanah

Sejumlah warga di pesisir Barat Provinsi Kalimantan Barat merasakan getaran yang cukup kuat pada Kamis (14/5) sore sehingga sempat menimbulkan kekhawatiran adanya gempa. <p style="text-align: justify;">Syamsumarni, warga Kota Mempawah, Kabupaten Mempawah, Jumat, mengatakan, ia tengah mengetik soal untuk persiapan ulangan siswa.<br /><br />"Saya lagi asyik mengetik soal ulangan, tiba-tiba ada bunyi gemuruh seperti ada barang yang mau jatuh," ujar Syam, panggilan akrabnya.<br /><br />Ia semula tidak menduga bahwa itu semacam gempa atau pergerakan tanah. Setelah banyak yang merasakan, ia baru yakin akan hal itu.<br /><br />Ida Riani, warga Sungai Duri, Kabupaten Bengkayang, juga merasakan hal yang sama.<br /><br />"Kejadiannya sekitar pukul lima sore lewat lima belas menit," ujar Ida.<br /><br />Saat itu, ia mendengar seperti suara mobil tronton lewat. "Tiba-tiba ada getaran sedikit, saya kira ada mobil tronton tumbang, ternyata bukan," kata Ida Riani.<br /><br />Di Kecamatan Sungai Raya Kepulauan, Kabupaten Bengkayang, juga merasakan getaran.<br /><br />"Kawan-kawan yang lain juga merasakan hal yang sama," kata Adi, warga setempat.<br /><br />Kalimantan, terutama di Kalbar selama ini dinyatakan sebagai daerah bebas gempa.<br /><br />Jarak antara Mempawah hingga Sungai Raya Kepulauan sekitar 50 kilometer. Cuaca pada Kamis sore mendung dan hujan. (das/ant)</p>

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.