Warga Sebubus Paloh Desak Pemerintah Perbaiki Jalan

Warga Desa Sebubus, Kecamatan Paloh, Kabupaten Sambas, mendesak Pemerintah Provinsi maupun kabupaten itu agar memperbaiki jalan yang menghubungkan desa itu hingga Pelabuhan Merbau. <p style="text-align: justify;">"Sudah puluhan tahun jalan dengan pengerasan batu yang menghubungkan Desa Sebubus hingga Pelabuhan Merbau tidak pernah diaspal kembali sehingga jalannya sudah hancur," kata Mizan salah seorang warga Desa Sebubus, Senin.<br /><br />Ia heran, kenapa pemerintah terkesan tidak mempedulikan jalan tersebut sehingga sangat menyulitkan masyarakat untuk mengangkut hasil pertanian dan tangkapan ikannya.<br /><br />"Sudah beberapa kali kami menyampaikan aspirasi pada Pemerintah Kabupaten Sambas dan Pemerintah Provinsi Kalbar, tetapi hingga kini jalan itu belum juga diaspal," ungkapnya.<br /><br />Mizan menambahkan, panjang jalan tersebut hanya sekitar tujuh kilometer sementara jalan dari Desa Sebubus ke Dermaga feri Teluk Kalong yang jaraknya puluhan kilometer sudah lumayan bagus.<br /><br />"Lumayan bagus maksudnya beraspal meskipun berlubang-lubang," ujar ayah satu anak tersebut.<br /><br />Ia berharap, pemerintah memperhatikan kelangsungan jalan tersebut sehingga bisa menunjang kelancaran masyarakat Desa Sebubus dalam memasarkan hasil pertanian dan tangkapan ikannya.<br /><br />Kecamatan Teluk Keramat dan Paloh yang hingga kini masih belum terhubung dengan kecamatan lainnya karena jembatan penghubung yang telah selesai dibangun tidak kunjung dioperasikan sehingga mengoperasikan sehingga masih mengandalkan jasa penyeberangan feri dari Dermaga Tanjung Harapan – Teluk Kalong.<br /><br />Penyeberangan menggunakan jasa feri KMP Semah merupakan satu-satunya akses untuk menuju Kecamatan Teluk Keramat dan Paloh.<br /><br />Sebelumnya, Jayadi salah seorang warga Desa Pimpinan, Kecamatan Teluk Keramat berharap, Pemerintah Kabupaten Sambas segera memfungsikan Jembatan Sekura yang telah selesai dibangun sejak belasan tahun lalu, tapi hingga kini belum juga difungsikan.<br /><br />"Kami minta pemerintah tidak tidur dalam hal ini, karena jembatan yang sudah dibangun kok tidak kunjung difungsikan," ujarnya kesal.<br /><br />Menurut Jayadi, difungsikannya jembatan Sekura itu, padahal tinggal akses jalan yang beberapa kilometer saja kendalanya.<br /><br />Ia menuding, ada permainan antara pengambil kebijakan dengan kapal motor kecil yang selama ini melayani penyeberangan dari dermaga Pasar Sekura tujuan Dermaga Tanjung Harapan sehingga Jembatan penghubung di dua kecamatan itu tidak kunjung difungsikan. <strong>(phs/Ant)</strong></p>

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.