Yodi Minta Perusahaan Harus Bijak, Jangan Main Potong Gaji Karyawan

SEKADAU, KN – Kebijakan yang tidak populer terhadap karyawan oleh menejemen PT. Multi Jaya Perkasa (MJP) menuai kritik dari berbagai kalangan, pasalnya kerusakan alat akibat kecelakaan kerja yang tanpa ada unsur kesengajaan, malah dipotong gaji oleh perusahaan.

Kebijakan seperti ini dinilai sangat merugikan karyawan, karna kecelakaan saat bekerja tidak ada unsur kesengajaan.

Anggota DPRD Sekadau dari Fraksi Partai Gerindera, Yodi Setiawan meminta kepada pihak perusahaan agar bijak menyikapi hal seperti ini. “Jangan main potong sekehendak hati, karna apapun alasannya pemotongan upah karyawan dengan alasan yang tidak tepat, termasuk kejahatan manejeman,” jelas Yodi kepada awak media Kamis (20/6).

Ia juga meminta agar pihak atau instansi terkait harus bijak menyikapi hal seperti ini. Paling tidak ada teguran keras kepada perusahaan.

Bila perlu sambung Yodi, kembalikan upah yang sudah di potong. Karna, pemotongan upah secara sepihak dengan cara melakukan tekanan kepada karyawan adalah pelanggaran terhadap aturan buruh.

“Sepengetahuan saya, tidak ada perusahaan yang melakukan hal seperti ini terhadap karyawannya sendiri,” pungkasnya.

Yodi juga meminta agar hal seperti ini jangan terjadi lagi di Sekadau. Karna, kehadiran perusahaan tentu untuk mensejahterakan warga setempat. Itulah salah satu misi investasi yang masuk disuatu daerah.

“Kecuali, kalau terjadi kecelakaan kerja yang memang ada unsur kelalaian atau humans error dan akibat minum-minuman keras bolehlah perusahaan melakukan tindakan seperti itu,” jelas politisi muda dari Partai Gerindera ini. (As)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.