Yohanes Rumpak Hadiri Gawai Adat Kambong

SINTANG, KN – Yohanes Rumpak, Calon anggota legislatif DPRD Provinsi Kalimantan Barat yang pada pemilihan umum 17 April 2019 lalu terpilih, menghadiri Gawai Dayak Nyelepat Taun di Dusun Kambong Desa Sekujam Timbai Kecamatan Sepauk, Senin (03/06/2019).

Yohanes Rumpak dalam sambutannya menuturkan, Gawai Nyelepat Taun ini adalah bagian yang sangat penting dalam hidup kita, karna kita sudah mendapatkan banyak hal baik selama satu tahun yang lalu.

“Gawai tuk juga kita menyiapkan diri untuk tahun-tahun kedepan untuk baik adanya, behuma bulieh padi, bedagang bulieh besi, gerai nyamai gayu nyiru,” ujar pria yang akrab disapa, Bang RJ ini.

Pada saat bersamaan, Bang RJ juga meresmikan keberadaan sekolah adat Kambong. Sekolah adat ini merupakan sekolah adat pertama di Sintang. Sekolah adat ini diinisiasi untuk menjadi wahana pelestarian dan transfer knowledge terkait adat istiadat dalam komunitas masyarakat adat Kambong. Sekolah adat ini merupakan kerjasama antara masyarakat adat Kambong dengan Aliansi Masyarakat Adat Nasional (AMAN).

“Kampung kita ini sudah berubah, dulu kita punya rimba sekarang hanya Padang ilalang. Kita juga harus menyadari bahwa perubahan itu kitalah yang menjadi penyebab utama perubahan, kekurangan kita. Untuk itu, keberadaan sekolah adat jadi sangat penting, kita bekerjasama untuk menegakkan kembali kearifan lokal yang kita miliki,” tegasnya.

Hipolotus Januar Pogo, selaku inisiator sekaligus ketua pelaksana Sekolah Adat Kambong menyebutkan bahwa sekolah ini akan menjalankan 4 mata pelajaran pada kurikulum awalnya. Empat mata pelajaran tersebut yakni, pengetahuan tentang tradisi lisan, pengobatan tradisional, seni anyam dan seni musik.

“Kita sudah bersepakat dengan para tetua adat di Kambong untuk menyediakan materi bahan ajar, yang kemudian akan kita susun sedemikian rupa agar mudah diajarkan dan dipraktikkan oleh siswa-siswa di sekolah adat, yang notabene mereka berusia rata-rata belum ada 17 tahun,” jelasnya.

Ketua Panitia, Nila menyampaikan bahwa acara gawai ini merupakan kegiatan tahunan yang dilakukan oleh masyarakat adat Kambong.

Kegiatan ini kata Nila, adalah gawai yang kelima. Tahun ini ada acara seminar, acara nonton dan diskusi film budaya dan ritual Ngamiek Semengat Padi dan pesta gawai,” terang Nila.

“Gawai pertama kami empai tekik ngundang urang (belum berani mengundang tamu). “Dengan melakukan gawai ini kami melihat bahwa Petara-Tuhan tuk merik kami rejeki cukup untuk hidup kami setahun,” kata Nila dengan bercampur dialeg setempat.

Turut hadir dalam acara ini, ketua PD AMAN Sintang, Antonius Antong; Ketua Langkau Onet, Marlensia Emy. Sejumlah tokoh adat dan tokoh masyarakat setempat. (HmsRJ/As)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.