1.200 Anjing Di Melawi Sudah Divaksinasi

oleh

Sebanyak 1.200 anjing di Kabupaten Melawi sepanjang 2015 sudah divaksinasi, kata Kepala Seksi Kesehatan Hewan dan Kesehatan Masyarakat Veteeriner Melawi, Theodoria. <p style="text-align: justify;">"Kami juga akan melakukan vaksinasi massal kepada seluruh hewan peliharaan yang bisa membawa virus rabies, seperti anjing dan kucing," kata Theodoria saat dihubungi di Melawi, Selasa.<br /><br />Ia menjelaskan pihaknya Januari 2015 mendapat bantuan vaksinasi dari Provinsi Kalbar sebanyak seribu vaksin dan 300 collar (kalung untuk anjing) sudah habis digunakan.<br /><br />"Saat ini pada tahap dua, kami mendapat bantuan lagi sebanyak lima ribu vaksin, 1.500 collar, tiga ribu jarum suntik, untuk melakukan vaksinasi massal di 169 desa," katanya.<br /><br />Theodoria memperkirakan populasi anjing di Kabupaten Melawi sekitar enam ribu ekor, namun jumlah ini sulit diprediksi karena perkembangbiakan anjing cukup tinggi. Makanya vaksinasi anjing akan dilakukan menyeluruh, terutama oleh petugas yang sudah diberikan pelatihan.<br /><br />"Termasuk desa yang awalnya sudah dimasuki petugas vaksinator. Jadi di desa tersebut akan dicari anjing yang mungkin belum diberikan vaksinasi," katanya.<br /><br />Pemprv Kalbar, menurut Theodoria menargetkan vaksinasi bisa dilakukan hingga 100 persen pada seluruh anjing di Melawi, sehingga penyebaran rabies bisa turun drastis dan kasus gigitan anjing juga menurun.<br /><br />"Sebelumnya, kami hanya melakukan vaksinasi darurat, dimana ada kasus gigitan anjing baru dilakukan vaksinasi. Sekarang kita langsung lakukan vaksinasi massal di seluruh desa dan termasuk di Kota Melawi," ujarnya.<br /><br />Dinkes Melawi mencatat, hingga 7 Maret 2015, kasus gigitan anjing terbanyak terjadi di kecamatan Belimbing Hulu sebanyak 21 kasus, Sayan 20 kasus dengan tiga orang meninggal, Sokan 18 kasus dan satu orang meninggal, Tanah Pinoh 12 kasus dua korban meninggal, Menukung sembilan kasus, Nanga Pinoh enam kasus, Belimbing enam kasus, Ella Hilir enam kasus, Tanah Pinoh Barat lima kasus dan satu orang meninggal, Pinoh Selatan dua kasus, Pinoh Utara satu kasus, dan satu warga Kalteng yang terkena gigitan di Melawi.<br /><br />Total kasus sebanyak 108 gigitan, tujuh korban diantaranya meninggal dunia, kata Theodoria.(das/ant)</p>