100 Kelompok UPPKS Dapat Bantuan Modal

oleh

Badan Pemberdayaan Perempuan dan Keluarga Berencana Tabalong memberikan bantuan modal bagi usaha peningkatan pendapatan keluarga sejahtera dengan target 100 kelompok pada tahun ini. <p style="text-align: justify;">Menurut Kasubid Pemberdayaan Perempuan dan kesejahteraan keluarga, Norherliati SSO, di Tanjung, Jumat (11/03/2011), masing-masing kelompok akan mendapatkan bantuan modal usaha maksimal Rp 5 juta tergantung jenis usaha yang akan dilakukan.<br /><br />"Dana tersebut untuk membantu para akseptor keluarga berencana yang memiliki minat terhadap usaha tertentu dan melalui program UPPKS bisa membantu kesulitan modal mereka," jelas Norherliati.<br /><br />Ia menargetkan 100 kelompok UPPKS bisa mendapatkan bantuan modal dan dari kelompok yang terdaftar di data basis online, terbanyak di Kecamatan Jaro dan Murung Puda masing-masing 16 kelompok.<br /><br />"Bentuk usaha yang dilakukan para ibu selain berupa simpan pinjam, juga usaha industri rumah tangga dan pertanian, tergantung minat masing-masing kelompok," tambah Norherliati.<br /><br />Dari perkembangan kelompok UPPKS di Tabalong hingga 2010, total asetnya mencapai Rp190 juta dengan persentase pertumbuhan modal sebesar 56,44 persen,<br /><br />Program UPPKS sendiri dananya selain bersumber dari APBD juga bantuan dari APBN, dengan perkembangan modal yang terus meningkat tiap tahunnya.<br /><br />Saat ini dari 131 desa di Tabalong hingga 2010 terdata sekitar 101 kelompok dan sudah 57 kelompok yang mendapat bantuan modal.<br /><br />"Program bantuan modal sudah dilaksanakan sejak 2007 baik melalui APBN maupun APBD," tambahnya. <strong>(phs/Ant)</strong></p>