Ratusan Mahasiswa dan Warga Kota Sintang mengikuti senam Sehat peduli HIV /AIDS di halaman Kantor Bupati Sintang , Jum’at (6/12/2013). <p style="text-align: justify;">Ketua Badan Narkotika (BNK) Kabupaten sintang Ignasius Juan seusai mengikuti Senam sehat mengatakan prihatin atas peningkatan HIV /AIDS di Sintang, Saat ini Kabupaten sintang menempati urutan ke 4 dari 1 Kabupaten Kota Sekalimantan Barat.<br /><br />“Sebaran HIV AIDS di Sintang pun sudah merata pada 14 kecamatan artinya tidak ada kecamatan yang bebas HIV/ AIDS di Sintang.” Kata Juan<br /><br />Program Pemeriksaan HIV/AIDS terhadap Ibu Hamil yang akan dimulai tahun 2014 masih terbentur oleh kerelaan para Ibu Hamil sendiri, tidak ada paksaan terhadap mereka sehingga program untuk pencegahan HIV/AIDS ini pun di perkirakan masih belum maksimal.<br /><br />“ Untuk Mengetahui seberapa besar Ibu Hamil di sintang yang terkena HIV /AIDS dapat terlihat di Sini, namun targetnya sendiri hanya 25 persen saja.” Ujar Juan <br /><br />Jumlah Ibu Hamil di Kalbar yang terkena HIV/ AIDS terdata 24 orang namun angka inipun belum menunjukan angka sebenarnya, Juan juga menyatakan prihatin terhadap pergaulan Generasi Muda Sintang saat ini yang menjurus pada prilaku seks bebas.<br /><br />“ Ini sebenarnya perlu pencegahan pada kalangan pelajar dan Mahasiswa di Kota Sintang, sekarang tinggal bagaimana meningkatkan kesadaran mereka tentang prilaku beresiko ini sehingge mereka dapat menghindarinya, Peran Keluarga sangat di perlukan untuk mencegah penyebaran HIV/AIDS dilkalangan usia Produktif.” Jelas Juan.<br /><br />Peringatan Hari Aids sedunia di Sintang juga di tandai dengan aksi pembubuhan 1000 tandatangan dukungan pencegahan HIV /AIDS di Sintang. <strong>(das/Th)</strong></p>

















