109 Penghuni Lapas Sintang, Melakukan Pemerikasaan HIV AIDS

oleh

Sebanyak 109 penghuni lapas Kelas II B Kabupaten Sintang melakukan pemeriksan HIV dan AIDS, yang digelar oleh Komisi Penganggulanagan AIDS (KPA) kabupaten Sintang, Kamis, (8/9/2015). <p style="text-align: justify;">Ketua KPA, Sintang Murjono mengatakan, pemeriksaan tersebut dilakukan secara sukarela, tanpa paksan dari pihaknya,"Bagi mereka yang mau, kita periksa, jadi sukarela, tanpa paksaan," kata Murjono.<br /><br />Sementara itu, hasil pemeriksaan tersebut, seandainya ditemukan adanya penderita HIV, AIDS, tentu tidak boleh di publikasikan dan harus di rahasiakan, aturannya sepertitu, jelasnya. <br /><br />Namun lanjut Murjono, jika dari hasil dari pemeriksaan ada ditemukan penderita HIV, AIDS, maka pihaknya akan melakukan pendampingan untuk di tangani dan di obati dengan klinik VCT RSUD Ade M Djoen Sintang untuk menaganinya. <br /><br />“Berdasarkan data dari klinik VCT RSUD Ade M Djoen Sintang tahun 2015 adapun jumlah penderita hidup dengan HIV yakni sebanyak 19 penderita, sementara penderita yang hidup dengan AIDS, yakni berjumlah 26 penderita” terang Murjono.<br /><br />Lanjut Murjono, untuk total penderita HIV dan AIDS berdasarkan data dari klinik VCT RSUD Ade M Djoen Sintang tahun sejak tahun 2006 sampai tahun 2015 ini yakni mencapai 337 penderita. <br /><br />“Di kabupaten sintang, kasus pengidap AIDS lebih tinggi dari pada HIV, kecendrungan peningkatan kasus HIV dan AIDS, sangat berkaitan dengan maraknya penggunaan narkoba”. <br /><br />Penularan HIV dan AIDS tidak hanya disebabkan dari hubungan seksual saja, namun juga bisa terjangkit melalui alat suntik dengan orang yang positif mengidap HIV, terutama di kalangan pengguna narkotika suntik, jelasnya.<br /><br />Sementara itu, Kasi Binnafi Giatza, Lapas Sintang,  Jhon A Purba, saat ditemui,  mengatatakan sangat menyambut baik program yang dilakukan oleh KPA Sintang. <br /><br />"Tentu kita mendukung sekali program in, apalagi, pemeriksaan ini tanpa biaya".<br /><br />Kami juga mengharapkan, kegiatan seperti ini bukan hanya kali ini saja, tapi harus dilanjutkan di kemudian hari, harap Purba. (KN)</p>